LHOKSEUMAWE – Tujuh Rektor/Pimpinan Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) mendeklarasikan terbentuknya Forum Rektor PTN Aceh. Deklarasi tersebut dilakukan dalam pertemuan Rektor PTN se-Aceh diselenggarakan Universitas Malikussaleh (Unimal), di Kampus Bukit Indah, Lhokseumawe, Senin, 11 Januari 2021.

Ketujuh pimpinan PTN itu adalah Dr. Herman Fithra, Asean Eng. (Rektor Universitas Malikussaleh), Prof. Dr. Jasman J. Ma'ruf (Rektor Universitas Teuku Umar), Dr. Yusri Yusuf (Wakil Rektor Bidang Akademik ISBI Aceh), Dr. Saifullah (Wakil Rektor III UIN Ar-Raniry), Dr. M. Nazar (Wakil Rektor III IAIN Lhokseumawe), Dr. H. Muhammad Suhaili Sufyan (Wakil Rektor Bidang Akademik IAIN Langsa), dan Mukhsinuddin, M.M. (Wakil Ketua Bidang Akademik dan Kelembagaan STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh).

Menurut Rektor Unimal, Herman Fithra, terdapat 10 PTN dan PTKIN yang ada di Aceh di luar kampus Politeknik dan Akademi Komunitas. “Semua telah kita undang untuk dapat hadir bergabung pada hari ini,” ujarnya.

Rektor IAIN Takengon pada Jumat, 8 Januari 2021, sudah mengonfirmasi akan hadir. Namun, kondisi kesehatannya tidak memungkinkan ketika akan berangkat, sehingga berhalangan hadir. Rektor Universitas Samudra, Dr. Bachtiar Akob, sebelumnya juga mengatakan akan bergabung, tapi konfirmasi terakhir juga berhalangan untuk datang. Sedangkan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Syamsul Rizal, dalam komunikasi via WhatsApp menyampaikan tidak bisa hadir karena sudah ada agenda lain. Ia mengucapkan selamat dan sukses untuk penyelenggaraan kegiatan ini, serta akan siap membantu dalam program-program Kampus Merdeka seperi PMMB dan pertukaran pelajar. 

Herman melanjutkan, inisiasi pelaksanaan pertemuan Rektor PTN dan PTKIN ini sudah ada sejak tahun 2019, namun baru bisa direalisasikan hari ini. “Banyak pihak yang mendorong agar adanya forum komunikasi antar-Rektor PTN yang ada di Aceh, termasuk dari Gubernur Aceh dan Forum Bersama (Forbes) DPR dan DPD RI asal Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Rektor Universitas Teuku Umar, Prof. Jasman J. Ma’ruf, mengusulkan agar penamaan dan penyelesaian tentang bentuk forum ini dipatenkan dalam pertemuan selanjutnya pada 11 Februari di UTU, Meulaboh, bertepatan dengan peluncuran Hall of Fame Teuku Umar. “Untuk forum ini kita sepakat untuk membentuknya. Namun, untuk penamaan dan aturannya kita finalkan di Meulaboh nanti. Saat ini kita buat dulu draf penamaan dan aturan organisasinya,” ujar Jasman.

Pertemuan tersebut ditutup dengan pernyataan para peserta secara aklamasi meminta Rektor Unimal, Herman Fithra, untuk mengomandoi forum ini serta menyusun draf penamaan dan aturan kelembagaannya.[](rilis)