LHOKSEUMAWE – Jalan Samudra yang menghubungkan Jalan Darussalam ke kawasan objek wisata pantai Ujong Blang, terendam banjir di sejumlah titik.

Pantauan portalsatu.com, Selasa, 1 November 2016, jalan menuju objek wisata itu terendam banjir lebih tiga titik mulai dari Desa Hagu Teungoh sampai Desa Hagu Barat Laut.

Di kawasan Hagu Teungoh tampak satu titik genangan banjir yang menutup badan jalan. Sebagian pengendara sepeda motor terpaksa mengangkat kedua kakinya saat melintasi lokasi banjir itu.

“Air yang kotor akibat banjir di lokasi itu mengotori celana kita jika ada mobil melintas bersamaan dengan kita yang bawa sepeda motor, baik dari arah yang sama maupun arah yang berlawanan,” ujar Armia, seorang pengunjung objek wisata pantai Ujong Blang yang menggunakan sepeda motor.

Armia menilai kondisi jalan terendam banjir seperti itu bertolak belakang dengan upaya pemerintah menarik minat masyarakat mengunjungi objek wisata. “Kita mau ke lokasi wisata, tapi kondisi jalannya tidak mendukung,” ujar warga dari Aceh Utara itu.

Badan jalan terendam banjir juga tampak di depan pondok Rimbun Desa Hagu Barat Laut. Jalan depan pondok atau warung tersebut tidak memiliki saluran atau parit. Begitu pula di depan Taman Wisata Hagu Barat Laut, sebagian badan jalan terendam banjir setiap musim hujan.

“Setiap turun hujan, jalan depan Pondok Rimbun selalu terendam banjir, sehingga menyulitkan pengunjung pantai Ujong Blang yang datang dengan sepeda motor,” kata Wardi, salah seorang warga setempat.

Kondisi tersebut, kata Wardi, membuat sebagian pengedara sepeda motor, termasuk para pengunjung objek wisata pantai Ujong Blang harus menempuh jalur alternatif, yaitu Jalan Listrik atau memutar dari Jalan Medan-Banda Aceh masuk melalui Jembatan Loskala ke Jalan Lingkar (ring road). (Baca: Jalan Menuju Objek Wisata Pantai Ujong Blang Terendam Banjir)