BANDA ACEH – Gubernur Aceh Zaini Abdullah menjamu Prof Othman Yatim ke rumah dinas (meuligoe) resminya, di Banda Aceh, Ahad, 12 Maret 2017.

Zaini Abdullah menyatakan segera membuat peraturan gubernur (pergub) untuk menyelamatkan batu nisan Aceh yang merupakan warisan dunia Islam.

“Dalam beberapa waktu akhir jabatan saya ini, pergub atau qanun untuk penyelamatan batu nisan Aceh harus selesai dan disahkan,” kata Zaini.

Arkeolog Prof Othman Yatim, mengatakan, dirinya bersedia membantu pihak Gubernur Aceh untuk mendaftarkan batu nisan Aceh ke UNESCO.

“Saya boleh siapkan draf poposal itu ke UNESCO yang tentu saja harus ditandatangani oleh Bapak Gubernur Aceh,” kata Othman Yatim yang langsung disetujui Zaini Abdullah.

Hadir dalam acara tersebut, selain Gubernur Zaini Abdullah dan Prof Othman Yatim, ada Sekda Darmawan, Kepala Biro Humas dan Protokoler Gubernur Aceh Mulyadi Nurdin, Kadisbudpar Aceh Reza Pahlevi, peneliti Sejarah kebudayaan Islam Taqiyuddin Muhammad, Arkeolog Dr Husaini Ibrahim, Safaruddin YARA, pengurus Mapesa ada Mizuar Mahdi, Ayi, Masykur, dan anggota Mapesa lainnya, Thayeb Loh Angen dari PuKAT (Pusat Kebudayaan Aceh-Turki), dan beberapa pegiat kebudayaan lainnya.[]

Foto: Lodins dan Thayeb Loh Angen