SUBULUSSALAM – Gampong Darussalam Kecamatan Longkib, Kota Subulussalam yang merupakan gampong wilayah Kota Subulussalam belum merdeka karna sampai sekarang ratusan jiwa penduduk di sana belum menikmati insfrastruktur seperti jalan beraspal.
Warga gampong yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Aceh Singkil ini harus bergumul dengan lumpur dan debu akibat jalan gampong ini belum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah setempat.
Inilah kondisi jalan yang setiap hari dilalui warga di sini, setiap hari berlumpur dan licin kalau waktu penghujan bahkan tidak bisa dilewati roda dua dan empat karna berlumpur, kata Kasiman Ujung, tokoh masyarakat Gampong Darussalam kepada Portalsatu.com, Rabu 6 Maret 2016.
Kasiman, menuturkan, Darussalam merupakan gampong eks transmigrasi pada tahun 2000, gampong ini definitif hingga kini pelum pernah tersentuh bantuan dari pemerintah setempat salah satunys yang mendesak adalah pengaspalan jalan gampong menghubungkan ke ibu kota Kecamatan Longkib.
Menurutnya, gampong ini terkesan luput perhatian pemerintah setempat.ribuan jiwa warga di sana terpaksa melintasi jalan yang berlumpur, tak hanya itu, saat musim hujan tak jarang masyarakat juga harus berjalan kaki untuk membeli kebutuhan sembako hingga belasan kilometer karena sulitnya akses jalan.
Gampong Darussalam berpenduduk 68 Kepala Keluarga (KK) termasuk gampong terpencil. Bahkan, penerangan listrik baru masuk ke desa itu tahun 2013.
Harimau saja sering muncul ke perkarangan rumah warga, puluhan ekor sapi dan kambing dimangsa, tambah Kasiman, Meminta pemerintah agar dapat lebih memperhatikan pembangunan infrastruktur jalan menuju Gampong Darussalam.
Apalagi kata kasiman, kala ada warga yang menderita sakit sulit dievakuasi karana jalannya berlumpur dan penuh resiko menuju ke gampongnya.[]
Laporan: Wahda Sahira?



