Senin, Juli 22, 2024

Tokoh Masyarakat Kota Sigli...

SIGLI - Para tokoh masyarakat dari 15 gampong dalam Kecamatan Kota Sigli menyatakan...

Tim Polres Aceh Utara...

LHOKSUKON – Kapolres Aceh Utara AKBP Nanang Indra Bakti, S.H., S.I.K., bersama jajarannya...

Pasar Malam di Tanah...

SIGLI - Kegiatan hiburan Pasar Malam yang digelar di tanah wakaf Tgk. Dianjong,...

Tutup Dashat, Kepala DPMPPKB...

ACEH UTARA – Kegiatan Dapur Sehat Atasi Stunting (Dashat) yang dilaksanakan secara serentak...
BerandaGaya Zig Zag...

Gaya Zig Zag Trump Melawan Dominasi China

Oleh: Goenardjoadi Goenawan*

Garis waktu larangan Huawei: Perusahaan AS diizinkan untuk bekerja dengan Huawei dengan standar 5G

Denikian headline berita. Selama setahun Huawei dijadikan sandera perang dagang AS lawan Tiongkok. Sepertinya Huawei bakal dilarang, namun ternyata Donald Trump tidak mencelakakan Huawei.

Gaya Trump

Bagaimana pun Trump adalah pedagang. Tentu gaya negosiasi dia zig zag. Namun satu hal, setelah usai masa jabatannya dia tetap pedagang. Motivasi pedagang adalah win win.

Mana mungkin Trump mempertaruhkan investasinya termasuk di Indonesia oleh Trump Jr seperti Trump residence di mana-mana, termasuk Indonesia.

Contohnya, negosiasi Trump dengan Korea Utara tidak menumpahkan satu butir pun peluru. Kim Jong Un bisa mengancam ini-itu, tapi dia tahu, tujuan Trump berdagang.

Sebaliknya diplomasi Korea Selatan membuat Kim Jong Un menghancurkan salah satu gedung DMZ .

Bagaimana Covid?

Sekarang Obama pun ikut mengomentari bahwa Trump tidak jujur. Tidak akan ada presiden yang jujur termasuk Obama. Semua fasilitas perang biologis itu dikerjakan zaman Bill Clinton dan tidak ada presiden membukanya.

Dominasi AS saat Trump malah menarik tentara dari Syria. Mencegah deplyoment pasukan ke Iran. Era Trump paling damai.

Berapa korban Covid-19?

Ya ada sejuta lebih pasien Covid. Tapi negara mana yang siap? Itu adalah bencana. Saat badai Katrina pun George Bush Jr tidak berdaya. Seluruh negara bagian New Orleon hancur. Hancur lebur. Yang penting sekarang pulih.

Jangan terkecoh Trump

Jangan mudah menyalahkan Trump. Black lives matter adalah perang rasial sudah seratus tahun, sejak zaman Mohammad Ali, Martin Luther, dkk.

Trump bukanlah penjahat. Sistem hukum Amerika Serikat sudah dikuasai kapitalis. Sebelumnya Obama super liberal. Investor bedol masuk China. Sekarang Trump memaksa menyebarkan mereka ke negara negara seluruh Asia demi dominasi Amerika. Seperti pepatah jangan menaruh telur dalam satu keranjang.[]Sumber:viva

*Kepala Divisi Ekonomi NSI

Baca juga: