BLANGLEJEREN – Pemerintah Daerah Kabupaten Gayo Lues membentuk tim percepatan menggali potensi sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD), tim tersebut diharapkan mampu mengenjot penambahan sumber Pendapatan di Gayo Lues tahun 2026 mendatang.

Bupati Gayo Lues, Suhaidi, S. Pd., M.SI., Kamis, 4 September 2025, mengatakan ada banyak sumber PAD di Kabupaten Gayo Lues, tetapi belum maksimal digali oleh SKPK terkait.

“Tim yang kita bentuk itu berjumlah 10 orang, dengan tujuan fokus menggali sumber PAD. Karena selama ini tidak ada tim secara kusus membicarakan PAD,” katanya.

SKPK juga sudah dipanggil satu persatu untuk rapat menggenjot sumber pendapatan Asli Daerah, sehingga ditahun mendatang, PAD Gayo Lues bisa lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

“Yang kita utamakan kedepan untuk menambah PAD Gayo Lues adalah retribusi pajak. Seperti retribusi pajak getah pinus atau Terpentin yang hendak dibawa keluar daerah. Kemudian kopi, Cacao dan yang lainya,” ujarnya.

Pada tahun 2025 ini, target PAD Kabupaten Gayo hanya Rp 84,2 miliar, jika dibandingkan dengan Kabupaten lainya yang ada di Aceh, target tersebut masih terbilang rendah dan harus digali semaksimal mungkin agar PAD Gayo Lues dimasa akan datang bisa terus meningkat.

“Di tengah efesiensi anggaran ini, satu-satunya cara setiap Kabupaten adalah menggali sumber pendapatan. Mudah-mudahan kita bisa meningkatkan PAD dimasa yang akan datang,” katanya.[]