LHOKSEUMAWE – Pembangunan Gedung Kesenian Lhokseumawe ditargetkan rampung akhir tahun 2019 dengan proyeksi anggaran mencapai Rp12 miliar lebih. Gedung itu nantinya juga akan digunakan sebagai Kantor Dewan Kesenian Aceh (DKA) Lhokseumawe.
Saat ini sedang dibangun pondasi dan konstruksi dasar bangunan tersebut dengan anggaran tahun 2017 senilai Rp3,9 miliar di kawasan Reklamasi Pusong tepat di depan Gedung Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lhokseumawe.
Hal itu dikatakan Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Lhokseumawe, Munawar kepada portalsatu.com, Jumat, 3 November 2017. Tahun depan sudah kita usulkan ke provinsi Rp2 miliar, dan sisanya di tahun 2019 sampai rampung, kata Munawar.
Munawar menyebutkan, walau baru dikerjakan pada Oktober lalu, pondasi bangunan itu akan selesai pada akhir tahun ini. “Karena pengerjaan dilakukan siang dan malam,” ujarnya.
Berdasarkan data di situs resmi LPSE Lhokseumawe, hasil pelelangan proyek tersebut dimenangkan oleh PT Adi Patra Jaya, beralamat di Syamtalira Aron, Aceh Utara.
Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah saat meninjau proyek-proyek tahun 2017 di Lhokseumawe pada 21 Oktober lalu meminta rekanan mempercepat pekerjaan agar selesai sebelum habis masa kontrak.
Wagub juga meminta semua pihak termasuk masyarakat atau elemen sipil mengawasi pelaksanaan proyek-proyek bersumber dari anggaran daerah maupun pusat.[]



