MEREUDUE– Gempa susulan kembali terjadi di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu, 7 Desember 2016 sekitar pukul 23.10 WIB tadi. Sejumlah warga dilaporkan takut masuk ke rumah.

“Gempa kembali terjadi. Sekitar 10 detik dengan guncangan lumayan berat,” kata Lisa, Warga Pante Raja kepada portalsatu.com via pesan singkat, Rabu malam.

Lisa menyebutkan dengan adanya gempa susulan tersebut warga kembali panik. 

“Ada sebagian dari masyarakat enggan masuk rumah. Mereka memilih untuk berada di luar ruangan,” kata Lisa.

Merujuk aplikasi BMKG diketahui gempa susulan dengan kekuatan 5,0 SR terjadi sekitar pukul 23.05 WIB tadi. Pusat gempa berada di 32 KM Timur Laut Aceh Besar dengan kedalaman 10 KM. Gempa yang hanya sebagian dirasakan penduduk di pesisir timur Aceh ini tidak berpotensi tsunami.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi pada pukul 05.03 WIB pagi tadi,  tepatnya di 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dengan kedalaman 10 Km. Gempa ini dirasakan oleh warga di Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, dan Lhokseumawe.

Informasi yang diterima dari Tim Siaga Bencana diketahui jumlah korban akibat gempa terus bertambah. Hingga pukul 18.00 WIB tadi, tercatat 91 orang meninggal dunia di Pidie Jaya. Selain itu, di kabupaten tersebut juga terdapat 125 orang luka berat dan 411 orang luka ringan.

Sementara di Bireuen diketahui 2 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat, dan 128 orang luka ringan. Gempa juga berdampak pada 10 ribu santri Dayah Mudi Mesra. Gempa subuh tadi juga menyebabkan satu orang meninggal dunia di Pidie dan satu orang dinyatakan hilang.[]