LHOKSEUMAWE – Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, yang merupakan Ketua Umum Keluarga Alumni Gadjah Mada (Kagama) Pusat berkunjung ke Universitas Malikussaleh (Unimal) untuk mengukuhkan Pengurus Cabang Kagama Lhokseumawe Raya periode 2022-2027, di Gedung ACC Cunda, Lhokseumawe, Sabtu, 9 April 2022.

Ganjar Pranowo mengukuhkan Rektor Unimal, Prof. Dr. Ir. Herman Fithra, S.T., M.T., IPM. ASEAN Eng., sebagai Ketua Pengcab Kagama Lhokseumawe Raya. Sedangkan Rektor UGM, Prof. Panut Mulyono, mengukuhkan Prof. Herman Fithra menjadi Guru Besar bidang Tranportasi. Turut hadir unsur Forkopimda Lhokseumawe, Aceh Utara, Bireuen, ulama, tokoh adat, pejabat Pemda, akademisi, dan mahasiswa.

“Cabang Kagama ini sudah ada bahkan di seluruh dunia. Kita bisa sharing sehingga dapat mengembangkan apa yang dibutuhkan di daerah. Salah satu contohnya ketika Kagama Medan, Sumatera Utara, mendampingi produk-produk UMKM sampai dengan ekspor,” kata Ganjar Pranowo usai pelantikan Ketua Pengcab Kagama Lhokseumawe Raya.

Menurut Ganjar, untuk mengenalkan agar Usaha Kecil dan Menengah (UKM) bisa masuk ke ruang digital, tentunya perlu pendampingan. Kagama diharapkan bisa memberikan banyak warna atau manfaat untuk dapat menyelesaikan persoalan yang ada di daerah masing-masing.

“Kita wakafkan kawan-kawan dari Kagama untuk mengabdi dan membangun di mana bumi dipijak. Kalau berbicara secara ilmu pengetahuan dan riset, di perpustakaan kampus Universitas Gadjah Mada (UGM) banyak sekali bidang maupun ahlinya,” ujar Ganjar.

Untuk itu, Ganjar mengharapkan Kagama bisa mewarnai di banyak tempat dengan Indonesia yang sangat beragam ini. “Mudah-mudahan Kagama Lhokseumawe juga bisa memberikan manfaat, silakan Bapak Bupati/Wali Kota manfaatkan, sehingga problem daerah dapat diselesaikan secara bersama-sama, dengan alumni sudah ada sekitar 500 ribu lebih tersebar di seluruh dunia”.

“Rasa-rasanya mereka (Kagama) anak-anak bangsa yang bisa kita ajak untuk bekerja sama,” ucap Ganjar.

Ganjar Pranowo juga memberikan kuliah umum kepada para mahasiswa Unimal tentang “Keberagaman sebagai penguat persatuan bangsa”. Kemudian, melaksanakan penandatanganan MoU Unimal dengan UGM, dan Kagama bersama Pemerintah Kabupaten/Kota.[]