BLANGKEJEREN – Karyawan PT. Kencana Hijau Bina Lestari (KHBL) Kabupaten Gayo Lues H. Ismail resmi mengundurkan diri dari Perusahaan Getah pinus tersebut, ia juga memberikan klarifikasi terkait pernyataannya yang sebelumnya disampaikannya kepada sejumlah media soal pemotongan gaji karyawan.

H. Ismail, Jum’at 23 Oktober 2026, mengatakan dirinya sudah mendapatkan penjelasan dan melakukan klarifikasi dengan pihak perusahaan pada Tanggal 6 Oktober 2026 yang lalu, dari hasil pertemuan itu terdapat beberapa pernyataannya sperlu diluruskan agar tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut.

“Sebelumnya saya menyampaikan bahwa ketika perusahaan mengalami kerugian, gaji dipotong sebesar 50 persen untuk menutupi kerugian perusahaan. Setelah mendapatkan penjelasan lebih lanjut dari perusahaan, saya memahami bahwa penyampaian saya tersebut kurang tepat dan menimbulkan pemahaman yang berbeda dari konteks yang sebenarnya,” kata H. Ismail melalui pesan WhatsApp.

Menurut H. Ismail, pemotongan yang diterimanya bukan merupakan kebijakan umum perusahaan untuk membebankan kerugian usaha kepada seluruh karyawan. Melainkan diterapkan kepada dirinya dan beberapa karyawan tertentu berdasarkan hasil evaluasi perusahaan terhadap pelaksanaan tanggung jawab pekerjaan, performa dan/atau fungsi pengawasan masing-masing, yang menurut evaluasi perusahaan berkaitan dengan timbulnya kerugian pada kegiatan operasional.

“Dengan penjelasan yang telah saya terima, saya memahami bahwa terdapat perbedaan antara kerugian perusahaan secara umum dengan pertanggungjawaban yang ditetapkan perusahaan kepada individu tertentu berdasarkan hasil evaluasi terhadap pekerjaan dan tanggung jawab masing-masing. Hal inilah yang sebelumnya tidak saya pahami secara utuh ketika memberikan keterangan,” ujarnya.

Ia juga meluruskan bahwa kebijakan tersebut tidak diberlakukan secara umum kepada seluruh karyawan PT Kencana Hijau Bina Lestari.

Atas pernyataan sebelumnya yang kemudian menimbulkan pemberitaan dan persepsi yang kurang tepat mengenai kebijakan perusahaan, H. Ismail menyampaikan permohonan maaf.

“Saya meminta maaf atas kekeliruan dalam penyampaian informasi sebelumnya. Klarifikasi ini saya sampaikan agar informasi yang sudah beredar dapat dipahami secara lebih utuh dan tidak menimbulkan kesalahpahaman lebih lanjut terhadap perusahaan maupun pihak-pihak terkait,” katanya.

Terkait statusnya di perusahaan, H. Ismail menegaskan bahwa dirinya telah resmi mengundurkan diri dari PT Kencana Hijau Bina Lestari terhitung sejak Tanggal 21 September 2026 yang lalu, dan telah menyelesaikan proses exit clearance serta serah terima pekerjaan kepada perusahaan.

Dengan klarifikasi tersebut, H. Ismail berharap persoalan yang sebelumnya muncul akibat perbedaan pemahaman dapat diluruskan dan diselesaikan dengan baik.[]