Kamis, Juli 25, 2024

Spanduk Dukungan Bustami Maju...

LHOKSEUMAWE - Sejumlah spanduk berisi dukungan kepada Bustami Hamzah untuk mencalonkan diri sebagai...

Yayasan Geutanyoe Rayakan Hari...

LHOKSEUMAWE - Yayasan Geutanyoe merayakan Hari Anak Nasional tahun 2024 bersama 227 anak...

Hendry Ch Bangun Tanggapi...

JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat Hendry Ch Bangun menegaskan,...

Puluhan Personel Polres Aceh...

LHOKSUKON - Polres Aceh Utara melakukan tes narkoba melalui metode tes urine menggunakan...
BerandaInspirasiBudayaHabis Minyak Terbitlah...

Habis Minyak Terbitlah Sengsara

Kilang gas PT Arun LNG di Lhokseumawe, Aceh. @TEMPO/Marifka Wahyu Hidayat

Karya: Moehib Aifa*

Kilang-kilang minyak itu, bertaburan di tanah rencong ini
Tapi sayang, pemiliknya bukan kami
Kami hanya pribumi yang awam dan lugu
Bermadikan peluh, sebagai kuli kasar yang rela kulitnya menjadi legam
Hanya untuk beberapa Rupiah saja

Sementara tuan-tuan dari pulau seberang itu pemiliknya
Mereka berpenampilan parlente, gagah dengan dasinya
Dinginnya hawa ruangan, sebagai tempat tuan itu bekerja
Tak sebanding dengan kami, sebagai kuli yang terbakar matahari

Bumi kami di bawahnya mengalir sungai-sungai minyak
Mengundang hasrat tuan itu untuk mengendus aura dolar di dalamnya
Membuat kaum imprialis rela berperang untuk merebutnya
Tanah itu kini telah dieksploitasi untuk mengeruk kekakayan
Sementara para pribumi hanya dapat menontonnya

Tak ada kesepakatan yang menguntungkan dengan mereka
Hanya meninggalkan sisa-sisa janji manis para kapitalis
Hampir seabad lamanya, mereka menyuling minyak di tempat kami
Tapi apa yang tersisa? Selain jalan berlobang dan besi tua itu
Mereka merampasnya dari kami, habis minyak terbitlah sengsara

Banda Aceh, 24 Januari 2021.[]

*Peminat Sosial, menetap di Banda Aceh.

Baca juga: