LHOKSUKON – Anggota Komite II DPD-RI asal Aceh, H. Sudirman yang akrab disapa Haji Uma menyerahkan bantuan tanggap darurat untuk korban gempa di Kabupaten Pidie Jaya, Rabu, 7 Desember 2016. Bantuan itu diserahkan melalui Koordinator Posko Tanggap Darurat, Muhammad, SKH di komplek Pendopo Kabupaten Pidie Jaya.
“Bantuan ini hasil penggalangan dana dari anggota Komite II di Senayan. Ini merupakan bantuan awal (tanggap darurat). Saat ini bantuan lainnya masih terus dikumpulkan dan akan berlanjut, baik itu dari Komite II ataupun DPD-RI secara menyeluruh,” kata Haji Uma kepada portalsatu.com.
Ia berangkat dari Jakarta via Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) lalu menuju Pidie Jaya pagi tadi. Bantuan yang diserahkan berupa uang tunai Rp10 juta, air mineral, popok untuk bayi dan balita, serta biskuit.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat membantu meringankan korban dalam masa tanggap darurat. Tadi, saya juga turun langsung melihat dan membantu proses evakuasi,” ujarnya.
Haji Uma menyampaikan duka cita yang begitu mendalam atas musibah ini. Ia berharap agar masyarakat dan keluarga korban gempa diberikan kekuatan dan ketabahan oleh Allah SWT dalam menghadapi ujian-Nya.
Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi pada pukul 05.03 WIB pagi tadi, tepatnya di 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dengan kedalaman 10 Km. Gempa ini dirasakan oleh warga di Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, dan Lhokseumawe.
Informasi yang diterima dari Tim Siaga Bencana diketahui jumlah korban akibat gempa terus bertambah. Hingga pukul 18.00 WIB tadi, tercatat 91 orang meninggal dunia di Pidie Jaya. Selain itu, di kabupaten tersebut juga terdapat 125 orang luka berat dan 411 orang luka ringan.
Sementara di Bireuen diketahui 2 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat, dan 128 orang luka ringan. Gempa juga berdampak pada 10 ribu santri Dayah Mudi Mesra. Gempa subuh tadi juga menyebabkan satu orang meninggal dunia di Pidie dan satu orang dinyatakan hilang.[]

