BANDA ACEH – Ketua Komisi V DPRA, Mohd. Al-Fatah, turut menyampaikan belasungkawa atas terjadinya gempa bumi di Pidie Jaya, Rabu, 7 Desember 2016 subuh tadi. Ia mengatakan gempa itu adalah cobaan yang menimpa rakyat Aceh. Masyarakat pun diminta tabah dan bersabar.

“Sedih teuh, hana ta tuoh peugah. Baroesa ban kasus di Aceh Tengah leuh nyan kasus di Singkil galom selesai di Singkil ka geu uji lom di Pidie Jaya,” ucap Fatah kepada portalsatu.com.

Ia dan seluruh anggota parlemen lainnya mengucapkan rasa prihatin yang mendalam atas musibah itu.

Sebelumnya diberitakan, gempa berkekuatan 6,4 SR terjadi pada pukul 05.03 WIB pagi tadi,  tepatnya di 5.19 lintang utara (LU), 96.36 Barat Timur (BT) dengan kedalaman 10 Km. Gempa ini dirasakan oleh warga di Pidie Jaya, Pidie, Aceh Besar, Sabang, Bireun, dan Lhokseumawe.

Informasi yang diterima dari Tim Siaga Bencana diketahui jumlah korban akibat gempa terus bertambah. Hingga pukul 18.00 WIB tadi, tercatat 91 orang meninggal dunia di Pidie Jaya. Selain itu, di kabupaten tersebut juga terdapat 125 orang luka berat dan 411 orang luka ringan.

Sementara di Bireuen diketahui 2 orang meninggal dunia, 8 orang luka berat, dan 128 orang luka ringan. Gempa juga berdampak pada 10 ribu santri Dayah Mudi Mesra. Gempa subuh tadi juga menyebabkan satu orang meninggal dunia di Pidie dan satu orang dinyatakan hilang.[]