BIREUEN – Mantan Penjabat Bupati Bireuen, H. Hamdani Raden, mengatakan meski sudah berusia 23 tahun pada 12 Oktober 2022, tapi Kabupaten Bireuen terlihat seperti baru berumur tiga tahun.
“Seperti meuchep-chep bak-bak sot, tidak ada kemajuan,” kritik Hamdani Raden saat berbicara pada Rapat Paripurna DPRK Bireuen dalam rangka HUT ke-23 Kabupaten Bireuen, di gedung dewan, Rabu, 12 Oktober 2022.
Namun, Hamdani—yang merupakan Pj. Bupati Bireuen tahun 1999-2002 saat Kabupaten Bireuen baru terbentuk itu—tidak merincikan indikator Kabupaten Bireuen yang menurutnya jalan di tempat dan tidak ada perubahan untuk kemajuan.
Hamdani menyampaikan agar eksekutif dan legislatif untuk menyusun program dan melihat potensi-potensi di seluruh Bireuen untuk dikembangkan agar Bireuen berkemajuan dalam semua bidang.
“Jangan hanya memikirkan politik, tetapi bagaimana juga pekerjaan politik dapat bermanfaat untuk daerah. Maaf jika ada yang tersinggung, karena saya juga beurigen melihatnya,” katanya.
Pj. Bupati Bireuen, Dr. Aulia Sofyan, dalam sambutannya mengatakan memang dilihat sekilas Bireuen jalan di tempat. Akan tetapi, ia dan pengambil kebijakan lainnya telah dan akan terus berusaha agar program dan kegiatan dapat bermanfaat untuk masyarakat.
“Terlebih dengan inflasi yang sangat tinggi. Sesuai dengan perintah Presiden Jokowi, pada 2023 nanti berharap agar semua program dan kegiatan Kabupaten Bireuen dapat berdampak positif bagi masyarakat,” ucapnya.
Ia mengatakan boleh membangun infrastruktur tetapi perlu juga membina karakter terutama generasi muda dan melakukan langkah-langkah agar mengarah kepada lebih baik menuju Bireuen sebagai kota santri.
Ketua DPRK Bireuen, Rusyidi Mukhtar, S.Sos., yang memimpin sidang paripurna mengatakan semua pihak pantas berbahagia dan bersyukur atas terbentuknya Kabupaten Bireuen 23 tahun lalu.
“Kita apresiasi kepada tokoh pendiri Kabupaten Bireuen yang sudah berjuang melakukan upaya pemekaran Bireuen. Salah satunya dengan semangat kerja sesuai bidang masing-masing untuk memajukan Bireuen,” katanya.
Rusyidi berharap perayaan HUT Bireuen ke depan agar diupayakan pelaksanaan lebih meriah dengan aneka kegiatan yang bermanfaat kepada masyarakat. Selain itu memberikan penghargaan kepada tokoh dan kalangan masyarakat yang berprestasi dalam bidang masing-masing.[](Murdeli)





