SUKA MAKMUE — Curah hujan tinggi dalam beberapa pekan terakhir di Nagan Raya menyebabkan hasil panen karet milik petani merosot turun. Banyak warga tidak bisa pergi ke kebun karena hujan terus mengguyur.
Salah seorang pekerja kebun karet asal Gampong Babah Dua, Adha, mengatakan jika hasil karet tempat ia bekerja turun drastis.
“Kan biasanya itu kita bisa dapat hasil sekali panen sampai 150 kg perminggu, cuma karena cuaca yang seperti sekarang hasilnya bisa tidak mencapai setegah,” ujarnya kepada portalsatu.com/, Jumat, 24 November 2017.
Dari hasil itu kata Adha, ia akan mendapatkan sepertinya setelah dibagi dengan pemilik kebun.
“Itu saja sudah sangat pas-pas san, ditambah cuaca ya kami bisa apa,” katanya.
Seorang petani lainnya, Samsuar, mengatakan harga karet saat ini sedang melambung tinggi.
“Sekarang harganya naik 100% dari harga awal yang hanya berkisar Rp700 perkilo sekarang Rp1.700 perkilonya,” ujarnya.
Namun karena hasil panen turun petani tetap tidak bergembira meskipun harganya tinggi.
“Harganya naik, hasil kita turun,” kata Samsuar.[]


