SIGLI – Hasil uji swab (sampel lendir) terhadap 21 orang dalam pemantauan (ODP) yang kontak langsung dengan pasien dalam pengawasan (PDP) positif Covid-19, AI (54) asal Kabupaten Pidie, hingga kini belum keluar. Sebelumnya disampaikan, hasil swab ke 21 ODP tersebut akan diketahui antara 1- 3 hari, setelah pengujian/pemeriksaan.

Sementara, menurut keterangan pihak penanganan Covid-19 di Pidie, uji swab kepada 21 ODP ini sudah dilakukan sejak sepekan yang lalu. “Mungkin hasilnya akan keluar 2 atau 3 hari lagi ke depan,” kata Jubir Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Pidie,  Hasan Yahya saat dikonfirmasi, Sabtu, 25 April 2020.

Ketika ditanya apa penyebab lamban keluarnya hasil swab mereka? Hasan tak lagi menjawab, dia hanya mengirim data jumlah PDP dan ODP  yang sudah siap pantau dan masih dalam pematauan serta data pasien yang dirawat di RSU Tgk Chik Ditiro.

Sementara Kabid Pelayanan RSU Tgk Chik Ditiro, Sigli, dr Dwi Wijaya, Minggu, 26 April 2020 mengatakan, swab 21 ODP yang terdiri 14 orang petugas kesehatan RSU Mufid, 4 orang petugas kesehatan RSU Tgk Chik Ditiro dan 3 kerabat AI, sudah dikirim sejak 20 April 2020, ke Balitbangkes Aceh.

Tapi hingga kini pihaknya masih menunggu hasilnya. Bahkan menurut dia, sesuai keterangan dari pihak petugas Balitbang Aceh, proses uji swab lebih lama dibanding dengan di Balitbang Jakarta.

Sebelumnya diberitakan, tim Rumah Sakit Umum Daerah Tgk. Chik Ditiro, Sigli, Pidie, mengambil swab 21 ODP yang diduga kuat sempat kontak erat dengan AI (54), PDP positif Covid-19. Swab itu akan diuji di Laboratorium Balitbangkes Aceh di Aceh Besar untuk mengetahui apakah mereka positif atau negatif Coronavirus Disease2019.

Pengambilan swab dilaksanakan, Senin,  20 April 2020, pukul 09:00 sampai 12:00 WIB, di Ruang Isolasi RSUD Tgk. Chik Ditiro. PDP berinisial AI juga kembali diambil swab-nya setelah seminggu dirawat di rumah sakit pelat merah itu untuk diuji lagi di Laboratorium Balitbangkes.[]