Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaHikmah Corona, Pegunungan...

Hikmah Corona, Pegunungan Himalaya Terlihat Jelas dari India

Beberapa penduduk di negara bagian Punjab, India, menyebutkan bahwa mereka dapat melihat bagian dari Pegunungan Himalaya untuk pertama kalinya dalam beberapa dasawarsa terakhir. Kota itu sekira seribu kolometer dari puncak Himalaya.

Pemandangan ini bisa mereka nikmati menyusul adanya kebijakan lockdown atau karantina wilayah yang diterapkan oleh pemerintah India. Semenjak karantina wilayah diberlakukan akhir Maret lalu, berbagai wilayah di negara tersebut mengalami penurunan polusi yang signifikan.

Orang pun ramai-ramai mengunggah gambar ke media sosial yang menunjukkan pegunungan Himalaya yang tertutup salju. Mereka bahkan mengungkapkan jika ini adalah pertama kalinya mereka melihat puncak-puncak Pegunungan Dhaulandhar, merupakan bagian dari Himalaya, dengan cukup jelas.

“Saya belum pernah melihat pegunungan itu dari rumah, ini mungkin indikasi yang jelas tentang dampak pencemaran yang telah kita lakukan terhadap Bumi,” tulis salah satu pengguna media sosial seperti dilansir dari Newsweek, Jumat (10/4/2020).

Langit cerah berwarna biru pun juga bisa dinikmati oleh Masyarakat New Delhi. Mereka juga mengaku senang karena udara yang biasa mereka hirup sehari-hari kotor serta berpolusi. Berdasarkan data dari IQAir AirVisual pada 2019, New Delhi sendiri terdaftar dalam urutan ke-5 kota paling berpolusi di dunia.

“Ini adalah hikmah dari krisis pandemi, saya belum melihat langit biru di New Delhi selama 10 tahun terakhir,” ungkap Jyoti Pande Lavakare, salah satu pendiri organisasi lingkungan India, Care for Aid.

Sebuah laporan yang diterbitkan oleh Central Pollution Control Board India menyebut jika kualitas udara di 85 kota di seluruh India berangsur membaik. Data antara 16 hingga 24 Maret menunjukkan rata-rata kota di India memiliki indeks kualitas udara 115. Namun 3 hari paska karantina wilayah, indeks kualitas udara menjadi 75.[]

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul “Hikmah Corona, Pegunungan Himalaya Terlihat Jelas dari India”, https://www.kompas.com/sains/read/2020/04/10/190400923/hikmah-corona-pegunungan-himalaya-terlihat-jelas-dari-india.

Baca juga: