BANDA ACEH – Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Aceh akan melakukan pengamatan hilal awal Ramadan di Gedung Pusat Observatorium Teungku Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar, Kamis, 23 April 2020 bertepatan dengan 29 Sya'ban 1441 Hijriah.

Kepala Bagian Tata Usaha (TU) Kanwil Kemenag Aceh, H. Saifuddin, S.E., mengatakan, rukyatul hilal tahun ini tetap akan dilakukan, namun tidak terbuka untuk umum. Hal ini sesuai dengan protokol keselamatan, sebagai upaya pencegahan penyebaran Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

“Hanya tim falakiyah, operator dan saksi yang hadir di lokasi rukyat dengan mempertimbangkan standar SOP Covid-19,” kata Saifuddin di Banda Aceh, Jumat, 10 April 2020.

Saifuddin menjelaskan, bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya rukyatul hilal bisa menonton siaran langsung yang akan disiarkan di akun Facebook Kemenag Aceh.

“Proses pengamatan akan dimulai pukul 17.45, kurang lebih 1 jam sebelum Magrib. Tanpa hadir ke lokasi juga masyarakat bisa menyaksikannya secara live. Nantinya, laporan pemantauan kita akan kita kirim ke Kemenag RI sebagai bahan pertimbangan sidang istbat yang juga dilakukan secara daring,” jelas Saifuddin.

Selain itu, ia mengatakan, dalam menyambut bulan suci Ramadan, Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh telah menyiapkan jadwal imsakiyah Ramadan 1441 H/2020 M untuk seluruh wilayah Aceh.

“Kita berharap dengan adanya pedoman imsakiyah ini dapat memudahkan masyarakat dan bisa mempersiapkan diri dalam menyambut dan menjalankan ibadah puasa,” ujar Saifuddin didampingi Kabid Urais, Drs. H. Hamdan, M.A., selaku Koordinator Rukyatul Hilal Kemenag Aceh.

Saifuddin menjelaskan, pihaknya telah mengirimkan imsakiyah tersebut ke seluruh Kantor Kemenag kabupaten/kota di Aceh. Masyarakat juga bisa mengunduh langsung melalui Info penting website resmi Kemenag Aceh.

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra, S.HI., M.H., mengatakan, berdasarkan konsep Imkanurrukyah (kemungkinan tinggi hilal yang dapat dirukyah), awal Ramadan diperkirakan jatuh pada Jumat, 24 April 2020. 

Hal itu berdasarkan data ijtima' (posisi bulan dan matahari pada satu garis lurus 0 derjat) yang diperkirakan terjadi pada Kamis, 23 April 2020 M, pukul 09.26 WIB.

“Ketinggian hilal untuk markas Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang, Lhoknga, Aceh Besar pada hari ijtima' 3,6425 derjat di atas ufuk. Penentuan tanggal 1 Ramadan 1441 H  tetap menunggu pengumuman Menteri Agama setelah sidang itsbat yang dilaksanakan secara daring ba'da Magrib, 23 April mendatang,” kata Alfirdaus.

Meski secara perhitungan, Ramadan 1441 Hijriah diperkirakan jatuh pada Jumat, 24 April 2020, dan juga sudah ada Ormas yang telah menetapkan awal Ramadan 1441 H pada hari tersebut. Namun Kemenag Aceh mengimbau masyarakat untuk tetap menunggu keputusan Menteri Agama RI yang akan ditetapkan dalam sidang itsbat penetapan 1 Ramadan 1441 Hijriah pada Kamis, 23 April 2020 di Jakarta.[]