Perasaan mengantuk di siang hari sangat identik dengan terlalu banyak mengonsumsi makanan. Kondisi ini dapat dijelaskan karena aliran darah dan oksigen yang menuju ke perut cukup dominan di bandingkan aliran oksigen yang menuju ke otak setelah kita mengonsumsi makanan. Faktanya, mengantuk bukan hanya dipengaruhi dengan jumlah atau banyaknya makanan yang kita konsumsi. Jenis makanan yang kita konsumsi ternyata juga bisa memicu timbulnya rasa kantuk di siang hari. Berikut makanan yang sebaiknya disesuaikan jumlah konsumsinya jika Anda berencana mengonsumsi di pagi hingga siang hari.
Nasi Putih dan Roti Putih
Jenis makanan ini mengandung gula dan karbohidrat yang cukup tinggi. Konsumsi karbohidrat dalam jumlah banyak akan memicu kenaikan gula darah yang cepat.
Saat gula darah naik, kita akan merasakan energi di dalam tubuh meningkat cepat. Ketika level gula darah turun, saat itu juga kita akan merasa lemas dan mengantuk setelahnya.
Sebagai alternatif, nasi merah atau roti dari gandum utuh dapat digunakan untuk menggantikan nasi putih maupun roti putih. Kandungan karbohidrat pada beras merah dan gandum merupakan jenis karbohidrat lepas lambat yang sulit dicerna.
Hal ini akan membuat nasi merah dan roti gandum cukup stabil meningkatkan gula darah dan kenyang lebih lama. Kondisi ini tidak akan memicu penurunan level gula darah dan rasa lemas yang drastis.
Sumber Protein: Telur, Ikan, Keju, dan Ayam
Makanan tinggi protein kaya akan kandungan asam amino terutama jenis asam amino triptofan. Asam amino triptofan akan meningkatkan level serotonin di dalam tabuh. Serotonin sendiri merupakan senyawa penghantar rangsang di sel saraf. Saat kadar serotonin tinggi, tubuh kita cenderung merasa rileks dan lebih cepat mengantuk.
Pisang
Pisang kaya akan kandungan mineral kalium dan magnesium. Kedua jenis mineral ini mampu memberikan perasaan rileks pada otot sekaligus menimbulkan rasa kantuk. Agar lebih enerjik, konsumsi pisang dapat diganti dengan konsumsi buah jeruk yang lebih menyegarkan dengan kandungan asamnya. Terutama ketika pagi dan siang hari saat dibutuhkan konsentrasi tinggi dalam bekerja.
Coklat Hitam
Jenis coklat hitam memang kaya akan kandungan kafein yang dapat menyegarkan tubuh. Akan tetapi, kandungan serotoninnya juga cukup tinggi di dalam coklat hitam. Sama seperti pada makanan tinggi protein, kadar serotonin yang tinggi akan memberikan perasaan rileks dan lebih cepat mengantuk. Jika ingin mengonsumsi coklat, coklat hitam dapat digantikan dengan susu coklat yang kadar serotoninnya tidak terlalu tinggi seperti pada coklat dengan bentuk batang.
Buah Cherry
Buah cherry mengandung hormon melatonin yang cukup tinggi. Hormon ini berfungsi untuk mengontrol siklus kapan seseorang harus terjaga dan kapan seseorang tidur. Kadar melatonin yang tinggi cenderung akan memberikan sinyal kepada tubuh kita untuk tidur. Ada baiknya buah cherry dikonsumsi setelah makan malam dan sebelum tidur bukan di siang hari saat kita masih produktif bekerja.[]Sumber:kumparan.com
https://www.sleepfoundation.org/articles/food-and-sleep
https://www.sleep.org/articles/five-surprising-foods-that-could-be-making-you-tired/




