SUBULUSSALAM – Ketua Tim Penggerak PKK Kota Subulussalam, Hj. Mariani Harahap, S.E., mengatakan salah satu upaya mencegah stunting di Bumi Syekh Hamzah Fansuri dengan menggalakkan Rumah Gizi Kampong (RGK) untuk menyediakan makan bergizi bagi anak-anak dan ibu hamil.

“Untuk menurunkan stunting perlu intervensi terpadu mencakup intervensi gizi spesifik dan gizi sensitif. Maka pemerintah meluncurkan RGK tempat menyediakan makan bergizi bagi ibu hamil, bayi dan balita,” kata Hj. Mariani Harahap saat meresmikan RGK Melati, Desa Pegayo, Kecamatan Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Kamis, 10 Desember 2020.

Hj. Mariani Harahap menjelaskan ada tiga fokus tujuan pembentukan RGK dalam upaya percepatan penurunan angka stunting di Kota Subulussalam. Pertama, pelayanan gizi pada kelompok ibu hamil, balita gizi buruk dan balita gizi kurang melalui pemberian makanan tambahan suplementasi dan gizi lainnya.

Kedua, edukasi dan peningkatan kapasitas keluarga, pengsuh dan masyarakat. Ketiga, penguatan ketahanan pangan keluarga, pemberdayaan keluarga dalam berprilaku hidup bersih dan sehat serta kegiatan lainnya sesuai dengan kondisi kampong masing-masing.

“Dengan penerapan RGM di setiap desa diharapkan upaya pencegahan stunting lebih maksimal. Sehingga anak-anak Kota Subulussalam menjadi anak-anak yang cerdas, berkualitas da bebas stunting,” ungkap Mariani Harahap.

Mantan anggota DPRK Subulussalam dua periode ini mengajak masyarakat di Bumi Sada Kata untuk bersama-sama memerangi stunting dengan pemenuhan gizi yang cukup bagi ibu hamil dan anak-anak. Pola asuh yang baik, imunisasi lengkap serta sanitasi air bersih.

“Kami dari Tim TP PKK Kota Subulussalam terus berupaya mengatasi fenomena stunting melalui edukasi, sosialisasi dan program lainnya termasuk terus mendorong agar RGK secepatnya terwujud di seluruh desa di Kota Subulussalam,” ujar ibu kandung Ketua DPRK Subulussalam, Ade Fadly Pranata Bintang ini.

Peresmian RGK ini turut dihadiri Wali Kota Subulussalam, H. Affan Alfian Bintang, Ketua Baitul Mal Ustaz Sabaruddin, Plt. Kadis Kesehatan Munawaroh S.Si.Apt., dan Camat Simpang Kiri Rahmayani Sari Munthe serta sejumlah undangan lainnya termasuk Kepala Desa Pegayo.[]