TAKENGON – Sebagai organisasi kader, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Aceh Tengah diminta untuk terus berkontribusi dan proaktif dalam mencari solusi masalah dalam masyarakat
Hal tersebut disampaikan Bupati Aceh Tengah, Nasaruddin atau yang akrab disapa Pak Nas, ketika ditemui pengurus HMI Aceh Tengah di ruang kerja bupati Sabtu, 14 Juni 2016.
“Partisipasi HMI dalam mencari solusi masalah yang dihadapi masyarakat diperlukan untuk melengkapi pengambilan kebijakan pemerintah daerah,” kata Pak Nas.
Menurut Pak Nas sejauh ini sikap yang ditunjukkan HMI Aceh Tengah sudah meniti jalan yang benar. Dia juga menilai HMI Aceh Tengah telah berada dalam koridor ilmiah dalam menyampaikan ide dan gagasan
“Pemerintah daerah perlu diingatkan jika ada kekurangan, dan langkah yang ditempuh HMI selama ini dengan menyampaikan langsung lebih mengena,” ujarnya.
Disamping itu, melalui sikap yang proaktif dalam menyelesaikan masalah sosial, Pak Nas menilai karakter kader HMI semakin tertempa. “HMI ini organisasi kader, di dalamnya ada pengalaman bagaimana berkomunikasi dengan jejaring dan upaya pemecahan masalah,” katanya.
Sementara Ketua HMI Aceh Tengah, Feri Yanto dalam pertemuan tersebut memaparkan rencana kegiatan yang akan dilaksanakan selama Ramadan.
“Rencananya dalam waktu dekat HMI Aceh Tengah akan mengadakan pesantren kilat dan turut memfasilitasi kunjungan mahasiswa dari Hongkong University yang akan melakukan workshop tentang kopi Gayo,” ujar Feri Yanto.[](bna)



