SIGLI – Hujan deras yang mengguyur tiga hari terakhir di pegunungan Kabupaten Pidie, menyebabkan debit air sungai naik hingg terjadi luapan Krueng Baro Raya. Puluhan rumah di sejumlah lokasi sempat terendam banjir, Jumat, 1 Mei 2020, malam.
Informasi dikumpulkan portalsatu.com/, Jumat malam, luapan sungai terjadi di sejumlah titik. Pasar Garot, Kecamatan Indrajaya yang terletak di pinggir sungai terendam hingga selutut anak-anak.
Hidayat, salah seorang warga Garot, mengatakan, air sungai begitu cepat meninggi dan sangat keruh. Meski tidak sempat masuk ke permukiman warga, namun pihaknya sangat resah. Apalagi hujan terus mengguyur hingga malam hari.
Sementara di Kecamatan Pidie, Kompleks Perumahan Gampong Gajah Aye, terendam bajir akibat luapan sungai yang tidak ada tanggul pengaman.
Menurut Mirza, salah seorang warga perumahan itu, air meluap dikarenakan tanggul tanah rendah di kawasan itu. “Kompleks perumahan kami terendam air yang meluap dari sungai,” katanya.
Begitu juga di Gampong Cumbok Niwa, Kecamatan Sakti, puluhan rumah terendam setelah meluapnya air sungai.
Informasi sumber portalsatu.com, banjir masuk dan merendam rumah warga.
Camat Sakti, Marzuki, dihubungi via telepon selulernya tidak ada jawaban. Hingga berita ini ditayangkan belum berhasil mendapat data jumlah rumah dan kerugian akibat banjir.[]



