BLANGKEJEREN – Kendaraan yang hendak melintasi jalan Blangkejeren menuju Kutecane tembus ke Medan dan sebaliknya terpaksa mengantre di Kecamatan Putri Betung. Pasalnya, jalan lintas itu mengalami longsor sepanjang 65 meter di Dusun Ongal-Ongal Desa Singah Mule, Jumat, 1 Mei 2020, pukul 20:00 WIB.

Muhammad Jon, Camat Putri Betung kepada wartawan mengatakan, hujan deras sejak sore hingga malam menjadi penyebab tanah gunung menimbun badan jalan. Akibatnya, kendaraan berjejer mengantre hingga ke daerah Serkil tepatnya rumah Pak Deka.

“Tindakan yang sudah kami lakukan adalah menghubungi saudara Rijal dari Projabal (PPK8), kendala operator doser (ekskavator), malam ini keberatan datang mengingat keselamatanya, itu yang disampaikanya kepada kami Muspika Kecamatan Putri Betung,” katanya.

Mendegar jawaban operator PPK8 tidak bisa datang malam ini membersihkan longsor, masayarakat setempat bersama sopir mencoba untuk bergotong royong memperbaiki jalan tersebut supaya bisa melintas malam ini juga.

“Kami mengimbau kepada pengguna jalan agar berhati-hati menggigat curah hujan cukup tinggi di Kecamatan Putri Betung, utamakan keselamatan dari pada kecepatan, mari saling memberi tahu kepada teman pengguna jalan lainya,” ujarnya.

Pihak Muspika Kecamatan Putri Betung, kata M. Jon, juga akan terus memantau perkembangan jalan yang longsor tersebut sembari terus mengimbau agar warga tidak dalam keadaan berkerumunan di seputaran lokasi longsor. Hal itu dilakukan pihaknya mengigat sudah ada warga Singah Mule yang diduga positif Covid-19  berdasarkan hasil rapid test.

Tak berselang lama, Camat Putri Betung kembali menghubungi wartawan untuk menyampaikan, malam ini akan datang alat berat ke lokasi longsor di Kecamatan Putri Betung. Hal itu berdasarkan komunikasi pihaknya melalui telepon seluler dengan Rijal petugas Projabal (PPK8) Blangkejeren.[]