SUBULUSSALAM – Ibunda Ketua DPD PAN Kota Subulussalam, Dewita Karya, Hj. Khadijah (68), meninggal dunia setelah sempat dirawat di ruang ICU RSUD Kota Subulussalam.

Kabar duka itu diterima portalsatu.com melalui pesan WhatsApp disampaikan Baginda Nasution, suami Dewita Karya. Almarhumah meninggal dunia di RSUD Kota Subulussalam Senin, 18 Januari 2021, sekitar pukul 06:00 WIB, setelah tujuh hari dirawat secara intensif akibat penyakit komplikasi yang dideritanya.

“Innalillahi wa inna ilaihiraji'un telah berpulang ke rahmatullah Ibunda Ketua DPD PAN Kota Subulussalam Provinsi Aceh tadi pagi sekira jam 06.00 WIB,” kata Baginda Nasution kepada portalsatu.com/, Senin pagi.

Almarhumah wafat di usia 68 tahun memiliki lima anak laki-laki dan lima anak perempuan dan telah dikaruniai cucu sekitar 30 orang. “Semoga amal ibadah almarhum diterima di sisi Allah SWT”.

“Jenazah almarhum telah tiba di rumah duka di Jalan Cik Ditiro, belakang Lapangan Beringin Subulussalam, tadi pagi, dan akan dikebumikan juga pada hari ini,” ungkap Baginda Nasution, yang merupakan Plt. Kepala Dinas Kominfo Kota Subulussalam.

Ketua DPD PAN Kota Subulussalam, Dewita Karya, menyampaikan permohonan maaf
kepada seluruh masyarakat baik yang mengenal ibundanya secara langsung atau tidak langsung, bila semasa hidupnya pernah bercanda atau berbuat salah. “Kiranya dapat dimaafkan”.

Wakil Ketua I DPRK Subulussalam ini, mengenang sosok almarhumah begitu dekat dengan anak-anak dan cucunya. Kepergian almarhumah menghadap sang Khalik, membuat keluarga besar Dewita Karya kehilangan orang yang mereka cintai.

“Saya sangat mencintai ibunda saya ini. Kepergian almarhumah membuat kami merasa kehilangan karena selama ini beliau adalah bagian dari yang membuat saya semangat dan terus membuat saya anak yang paling dimanja. Selama ini hampir setiap pagi saya melihat almarhumah ibu saya serta membawa cucunya, Dewanda Karya B. Nasution yang baru berusia 11 bulan ini,” ungkap Dewita Karya mengenang sosok ibundanya.

“Saya sangat terkecut tadi pagi saat pihak medis menyampaikan bahwa ibu saya telah mengembuskan napas terakhirnya. Sembari saya berdoa kepada Allah SWT agar ibu saya husnulkhatimah
dan dapat dilapangkan kuburnya serta diterima oleh Allah SWT,” kata Dewita Karya.[]