LHOKSEUMAWE – Ikatan Mahasiswa dan Pemuda Kota Lhokseumawe (IMPKL) menggelar khitanan untuk 50 anak di Gampong Paya Bilie, Kecamatan Muara Dua, 29 September 2018. Ada pula belanja murah untuk warga miskin di gampong itu.
Belanja murah (belanja bersubsidi) untuk 100 warga kurang mampu itu berupa minyak goreng, gula merah, telur ayam. Harga barang itu 50 persen lebih murah dari yang dijual di pasar. Setiap satu kupon hanya bisa berbelanja 1 kg gula pasir, 1 kg minyak goreng, dan 15 telur.
“Ini kegiatan pertama kami, IMPKL Saweu Gampong. Kami berharap ke depan bisa terus berlanjut agar lebih banyak masyarakat yang terbantu,” kata Muhammad Kalvin, Ketua Umum IMPKL.
Kalvin mengatakan, mahasiswa tergabung dalam IMPKL berasal dari Lhokseumawe yang kuliah di Banda Aceh. “Sebelumnya kita sudah beberapa kali membuat kegiatan di Banda Aceh. Sekarang ingin membantu warga di kota tempat asal kami,” ujarnya.
Ketua Dewan Pembina IMPKL, Yusuf Muhammad, S.E., MSM., mengapresiasi kegiatan itu. “Meskipun mereka kuliah di Banda Aceh masih sempat memikirkan untuk Gampong Paya Bilie, Lhokseumawe. Semoga ke depan bisa terus terlaksana setiap tahunnya, dan jangan hanya untuk 50 anak (yang dikhitan). Kami akan mendukung penuh kegiatan IMPKL untuk ke depannya,” kata Yusuf yang juga wakil wali kota.
Geuchik Paya Bilie, Syarifuddin Yacob, menyampaikan terima kasih kepada IMPKL yang memilih gampong itu untuk kegiatan khitanan massal dan belanja murah bagi warga kurang mampu.[]
Laporan Rizkita, pelajar Basri Daham Journalism Institute (BJI) Aliansi Jurnalis Independen (AJI) Kota Lhokseumawe.



