Sabtu, Juli 20, 2024

Peringati Haul Abati Banda...

LHOKSEUMAWE - Ratusan jamaah Tarbiyah Islamiyah Mazhab Syafi'i Aceh menggelar pawai akbar dalam...

Pj. Bupati Aceh Utara...

ACEH UTARA - Pemerintah Kabupaten Aceh Utara menyerahkan bantuan masa panik secara simbolis...

Sekum PB PON Wilayah...

BANDA ACEH – Progres pembangunan beberapa venue untuk Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI...

PT PIM Bantu Korban...

ACEH UTARA - PT Pupuk Iskandar Muda (PIM) menyerahkan bantuan kepada korban badai...
BerandaNewsIndonesia Tidak Ingin...

Indonesia Tidak Ingin ASEAN Dipecah oleh AS-Tiongkok

JAKARTA – Indonesia menegaskan tidak menghendaki negara-negara ASEAN dipecah belah oleh kepentingan AS dan Tiongkok.

Kepala Badan Pengkajian dan Pengembangan Kebijakan (BPPK) Kementerian Luar Negeri Siswo Pramono mengatakan ASEAN selama ini memiliki peran besar dalam menjaga keamanan di kawasan.

“Kenapa pertumbuhan ekonomi di ASEAN tumbuh pesat? Karena tidak ada perang,” kata Siswo dalam diskusi di Kementerian Luar Negeri di Jakarta, Jumat.

Siswo mengatakan sejak awal ASEAN didirikan untuk melakukan kerja sama ekonomi dan budaya antara negara anggotanya.

Untuk itu, Siswo meminta agar AS dan Tiongkok memilih pendekatan investasi untuk membantu pembangunan ekonomi di ASEAN.

“Dari awal kita percaya pembangunan ekonomi akan membawa ketahanan nasional dan ketahanan nasional akan membawa ketahanan kawasan,” ujar Siswo.

Siswo mengatakan kehadiran ASEAN penting agar negara-negara di Asia Tenggara tidak terpecah belah. Sebab jika ASEAN kuat, kondisi ini akan berdampak pada stabilitas geopolitik.

Siswo juga mengatakan Indonesia menjadikan konsep Indopasifik untuk melakukan kerja sama ekonomi, bukan perang.

Hal itulah yang membuat Indonesia memanfaatkan forum KTT Asia Timur (EAS) untuk melakukan dialog dengan negara-negara Indopasifik.

“Di EAS itu kita punya kesempatan untuk berbicara. EAS itu dibentuk untuk dialog, bukan otot-ototan,” ujar Siswo.[]Sumber:anadolu agency

Baca juga: