Dalam mencukupi kebutuhan hidup, kadang orang harus betutang. Ada utang produktif seperti utang untuk melancarkan usaha dan ada utang kosumtif sepeti untuk mebangun rumah.
Apabila kita dalam keadaan berutang dan belum sanggup melunasinya, alangkah baiknya kita berusaha membayarnya seraya berdoa kepada Allah supaya cepat dapat melunasinya.
Berikut ini kami kutip dari lama bincangsyariah.com tentang doa supaya dapat segera melunasi utang.
Disebutkan, dalam kitab Al-Nujum Al-Zahirah fi Al-Azkar, Habib Zain bin Sumaith menyebutkan bahwa di antara doa yang diriwayatkan oleh Imam Ja’far Al-Shadiq agar mudah membayar hutang adalah sebagai berikut,
يَا مَنْ يَكْفِيْ مِنْ كُلِّ شَيْئٍ وَلاَ يَكْفِيْ مِنْهُ شَيْئٌ يَا اللهُ يَا رَبَّ مُحَمَّدٍ اِقْضِ عَنِّي الدَّيْنَ
Yaa man yakfii min kulli syai-in wa laa yakfii minhu syai-un. Yaa Allaahu yaa robba muhammadin, iqdhi ‘annid daina.
Wahai Zat yang tidak membutuhkan segala sesuatu dan segala sesuatu membutuhkan-Nya. Ya Allah, wahai Tuhan Muhammad, lunasilah dariku hutang.
Habib Zain bin Sumaith mengatakan sebagai berikut;
الحبيب احمد بن حسن العطاس نفع الله به في مجموع كلامه عن الامام جعفر الصادق رضي الله عنه انه قال ما مر نبي من الانبياء إلا وخلف في أهل بيته دعوة مستجابه وقد خلف فينا رسول الله صلى الله عليه وسلم دعوتين مجابتين إحداهما لشدائدنا واﻷخرى لحواءجنا فأماالتي لشدائدنا يا دائما لم يزل يا إلهي وإله آبائي يا حي يا قيوم وأما التي لحوائجنا يا من يكفي من كل شيء ولا يكفي منه شيء يا الله يارب محمد واقض عني الدين
Al-Habib Ahmad bin Hasan Al-‘Attos- semoga Allah memberikan kemanfaatan dengannya-di dalam kumpulan nasehatnya dari Al-Imam Ja’far As-Shadiq bahwa beliau berkata; Tidak berlalu zaman satu nabi dari semua nabi kecuali dia pasti meninggalkan pada keluarganya satu doa yang akan terkabulkan. Dan Rasulullah Saw telah meninggalkan pada kita dua doa yang terkabulkan, yaitu ketika dalam keadaan kita mendesak dan doa dalam keadaan kita sangat butuh. Adapun doa dalam keadaan kita mendesak adalah darurat; Wahai Zat yang selalu dan selamanya akan ada. Wahai Tuhanku dan Tuhan para datukku. Wahai Zat yang maha hidup, wahai Zat yang berdiri sendiri. Adapun doa dalam keadaan kita sangat butuh adalah; Wahai Zat yang tidak membutuhkan segala sesuatu dan segala sesuatu membutuhkan-Nya. Ya Allah, wahai Tuhan Muhammad, lunasilah dariku hutang.[]
Baca juga: Terkaya di Asia, Mukesh Ambani Kalahkan Pengusaha Cina





