Minggu, Juli 14, 2024

Tanggapan Ketua DPRK Aceh...

ACEH UTARA - Mendagri Tito Karnavian memperpanjang masa jabatan Pj. Bupati Aceh Utara...

Selamat! 2 Siswa Kota...

SUBULUSSALAM - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) melalui Balai Pengembangan Talenta...

Besok, Mahyuzar akan Terima...

ACEH UTARA - Dr. Mahyuzar, M.Si., akan menerima Surat Keputusan (SK) Mendagri tentang...

Jabatan Pj Bupati Aceh...

ACEH UTARA - Masa jabatan Penjabat Bupati Aceh Utara, Dr. Mahyuzar, genap satu...
BerandaNewsIni Data Kerusakan...

Ini Data Kerusakan Akibat Puting Beliung di Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Sejumlah bangunan di Desa Hagu Barat Laut, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe, rusak diterjang puting beliung, Sabtu, 16 Januari 2016, malam.

“Beberapa rumah rusak parah, dan juga warung atau tempat usaha. Sampai sore ini (Minggu) BPBD belum turun ke lokasi kejadian. Tapi camat (Banda Sakti) sudah menerima informasi melalui telepon, dan akan kami antarkan berkas nama-nama (data kerusakan) yang mendapatkan musibah, Senin besok (hari ini, red),” ujar Ibnu Agus, Sekretaris Desa Hagu Barat Laut, Minggu sore.

Alfa, warga Hagu Barat Laut mengatakan, “Piring-piring martabak ikut pecah semua, dapur martabak, kaca-kaca rak martabak pecah karena angin puting beliunh”.

Menurut Alfa, puting beliung menimbulkan suara seperti drum digulingkan di jalan.

“Saya sedang tidur di kamar sambil melihat ke atap rumah karena takut. Tiba-tiba sengnya lepas dan terdengar suara seperti drum yang digulingkan,” kata Nurjannah, warga Hagu Barat Laut.

Musibah ini terjadi, Sabtu, sekitar pukul 21.00 WIB. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa maupun luka-luka.

Berikut data kerusakan bangunan akibat puting beliung di Hagu Barat Laut:

1. Gudang Bintang Famili, (atap hancur)
2. Pondok Rujak, milik Syamsuddin, (Roboh)
3. Panglong ketam, milik Nurdin (Roboh)
4. Pondok pisang goreng, milik Alfah (Roboh)
5. Kamar Mandi, milik Nisa (Roboh)
6. Jambo mikik Jalaluddin, (Seng Copot)
7. Jambo milik Juworiah, (Seng Copot)
8. Rak Nasi, milik Ibrahim, (Kaca hancur)
9. Rumah, milik Ibrahim, (Atap hancur)
10. Rumah, milik Junaida, (Atap hancur)
11. Rak Martabak, milik Hadawi (piring hancur)
12. Warung kopi, milik Azahari (Atap hancur).[](tyb)

Baca juga: