MEDAN Kampus Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, kemarin, gempar. Salah seorang dosen di kampus tersebut, yang juga mantan Dekan Fakultas Ilmu Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP), Dra Hj Nurain Lubis (63), dibunuh mahasiswanya, Roymardo Sah S (21).
Para mahasiswa di kampus tersebut langsung mengamuk dan menghajar pelaku. Foto wajah RS yang babak belur beredar di media sosial.
Pelaku sempat bersembunyi di toilet kampus karena takut dihakimi ratusan mahasiswa yang menunggunya di luar. Petugas kepolisian pun sibuk mengatur cara bagaimana agar pelaku bisa dikeluarkan dari kamar mandi.
Kasih jalan, biarkan dulu keluar. Jangan ada yang di tengah jalan, ujar Kapolsek Medan Timur, BL Malau di lokasi kejadian, Senin (2/5).
Pelaku nekat membunuh dosennya sendiri usai cekcok. Diduga, pelaku sakit hati kepada korban usai konsultasi skripsi. Pasalnya, sebelum kejadian, dosen dan pelaku sempat berbincang serius.
Tiba-tiba, korban meninggalkan pelaku dan menuju kamar mandi.
Pelaku diduga tersinggung dengan sikap korban. Pelaku kemudian menunggu korban sampai keluar dari kamar mandi. Begitu dosen UMSU itu keluar, pelaku langsung menyerang dan menggorok leher korban hingga tewas.
Motif
Belum diketahui secara pasti motif Roy Mando Sah Siregar yang tega membunuh dosennya sendiri, Nuraini Lubis. Namun, beredar kabar pelaku dendam terhadap korban. Disebut kalau korban pernah memergoki pelaku mesum dalam ruangan di gedung FKIP.
Oleh karena itu, disebut kalau korban memberi nilai buruk pada pelaku atas mata kuliah yang diajarkan korban.
Diduga karena hal tersebut, pelaku yang merupakan Mahasiswa semester VI FKIP jurusan PPKN itu, nekad menghabisi nyawa korban.
Bahkan, disebutkan jika pelaku yang merupakan warga asal Jalan Merdeka Gang Madrasah Kelurahan Kayu Ombun, PSP Utara Padang Sidempuan itu, diduga sudah merencanakan aksinya itu.
Hal itu, terlihat dengan pisau yang digunakan pria kelahiran 22 September 1995 itu, sudah dibawa sebelumnya.[] Sumber: jpnn.com





