BANDA ACEH – Pemerintah Aceh menyambut Kapolda Aceh yang baru, Brigjen Rio Septianda Djambak, di ruang adat Meuligoe Gubernur Aceh, Senin, 26 September 2016. Selain itu, Pemerintah Aceh juga melepas Irjen Pol Husein Hamidi sebagai Kapolda Aceh lama yang sudah memasuki masa pensiun.

Dalam siaran pers yang dikirim Humas Pemerintah Aceh, Selasa, 27 September 2016, menyebutkan Husein Hamidi telah dua tahun lebih ikut membangun Aceh bersama pemerintah dengan menjaga ketertiban bersama institusi kepolisian. 

Gubernur Zaini selaku kepala Pemerintah Aceh turut berterimakasih kepada Husein Hamidi yang telah melakukan banyak hal dalam menjaga keamanan Aceh sehingga Aceh tetap kondusif.

“Terima kasih kepada Pak Husein dan kepada Pak Rio, selamat datang di Aceh. Semoga diberikan kesejukan dalam memimpin (kepolisian) Aceh,” ujarnya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh H. Muzakir Manaf juga berterimakasih kepada Husein Hamidi yang telah melakukan banyak hal dalam menjaga keamanan Aceh, sehingga Aceh tetap kondusif. “Dengan leadership dan pengalaman yang dimiliki, kami berharap pengabdian (Husein Hamidi) untuk Aceh dapat terus dilanjutkan,” ujar Muzakir Manaf.

Menurutnya Husein Hamidi berhasil menjalin kerjasama yang sangat baik dengan berbagai elemen di Aceh, selama lebih dari dua tahun memimpin institusi Polda Aceh. Di samping itu, banyak kasus yang berhasil ditangani Polda Aceh semasa kepemimpinan Husein sehingga tingkat kejahatan terus menurun.

“Untuk semua keberhasilan itu, kami menyampaikan terimakasih atas kepemimpinan pak Husein Hamidi yang telah sukses membangun sistem koordinasi yang bijaksana di jajaran Polda Aceh, sehingga citra Polri semakin meningkat,” ujar Muzakir Manaf.

Wakil Gubernur mengharapkan, kehadiran Rio S. Djambak bisa membantu membangun kedekatan antara aparatur Polri dengan rakyat Aceh dapat lebih ditingkatkan. Peran itu, kata Muzakir Manaf, sangat penting mengingat pelaksanaan Pilkada Aceh yang sudah semakin dekat. 

“Kami berharap aparatur Polda Aceh dapat bertindak cepat, tepat dan tegas dalam menegakkan hukum dan keadilan bagi masyarakat. Dengan demikian Pilkada Aceh berjalan damai, tertib dan demokratis.”

Dalam kegiatan tersebut, Majelis Adat Aceh juga turut mem-peusijuk Kapolda yang baru, Rio S. Djambak. Prosesi peusijuek (menepungtawari) dilakukan oleh Wakil Ketua MAA, Abdurrahman Kaoy.

Hadir dalam lepas sambut tersebut Gubernur dan Wakil Gubernur Aceh, para Kepala Forkopimda, Majelis Adat, para Kepala Biro di lingkungan Sekretariat Daerah Aceh, Kepala SKPA serta para ulama.

Sebagai catatan, Brigjen Rio S. Djambak bukan nama baru di lingkungan Pemerintah Aceh. Rio yang berasal dari Korps Brimob adalah orang nomor dua di Polda Aceh, atau menjabat sebagai Wakapolda Aceh saat Husein Hamidi masih memimpin. Rio S. Djambak lahir di Palembang pada 4 September 1963.

Sebelumnya Rio juga pernah menjabat sebagai Waka Korps Brimob Polri di tahun 2013, serta Wakapolda pada tahun 2012. 

Sejak 1 Septembber 2014, ia ditunjuk sebagai Wakapolda Aceh menggantikan Brigjen Pol Endang Sunjaya. Pada 16 September 2016, Rio kemudian ditunjuk sebagai Kapolda Aceh menggantikan Husein Hamidi melalui telegram rahasia (TR) Kapolri Nomor ST/1253/IX/2016.
Namun demikian, baru Jumat, 23 September 2016, Rio S. Djambak dilantik sebagai Kapolda oleh Kapolri Jenderal Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri Jakarta. 

Selain Rio, Tito juga melantik pejabat polisi lain, yaitu Irjen Muhammad Iriawan menjadi Kapolda Metro Jaya, Irjen M Moechgiyarto sebagai Kalemdikpol, serta Brigjen Bambang Sunarwibowo sebagai Arsena Kapolri.[]