SABANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Sabang, mengeluarkan peringatan dini terkait cuaca di wilayah Aceh, Selasa-Rabu, 19-20 Juni 2018. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang di wilayah Aceh Bagian Utara, Timur dan Barat.

Kepala Stasiun BMKG Sabang, Siswanto, S.T., M.Si., meminta masyarakat untuk mewaspadai gelombang tinggi yang bisa mencapai 3,5 meter di perairan Sabang, Barat dan Selatan Aceh. Cuaca di perairan Sabang dan Banda Aceh tergolong buruk, dan berpotensi gelombang tinggi mencapai 3,5 meter.

“Cuaca ekstrem seperti ini agar menjadi perhatian kita bersama, baik pelaku usaha pelayaran, calon penumpang maupun seluruh aktivitas yang ada di wilayah perairan tersebut untuk meningkatkan kewaspadaan, dan antisipasi dari segala kemungkinan,” kata Siswanto, dihubungi portalsatu.com/, Selasa, 19 Juni 2018, siang.

Siswanto menjelaskan, berdasarkan data dinamika atmosfer terlihat adanya potensi pembentukan cuaca yang signifikan di wilayah Sabang dan sekitarnya. 

“Kalau secara umum kondisi cuaca Sabang hujan ringan dan sedang. Sedangkan prakiraan cuaca di wilayah pelayanan, angin di perairan Sumatera Bagian Utara pada umumnya bertiup dari Timur laut hingga Selatan, dengan kecepatan berkisar antara 2 hingga 30 knot,” ungkap Siswanto.

Menurut dia, wilayah pelayanan dimaksud itu di antaranya Selat Malaka bagian utara, perairan Lhokseumawe, Banda Aceh-Sabang, perairan barat Aceh, Samudera Hindia barat Aceh, Selat Malaka bagian tengah, perairan Kepulauan Nias-Sibolga, Samudera Hindia barat Kepulauan Nias, perairan Riau dan perairan utara Sabang.

“Untuk itu, hindari wilayah perairan utara Sabang, karena kecepatan angin dapat mencapai lebih dari 25KT (45 km/jam),” ujar Siswanto.

Siswanto menyebutkan, juga berpotensi terjadi hujan sedang dan lebat yang disertai angin kencang dan petir di wilayah Sabang, Aceh Utara, Aceh Timur,  Bener Meriah, Aceh Tengah, Aceh Besar (Banda Aceh), Pidie, Aceh Jaya, Lhokseumawe, dan dapat meluas ke wilayah Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Barat Daya, Langsa, Bireuen, Subussalam dan sekitarnya.

“Kondisi ini diperkirakan masih akan terjadi berlangsung hingga pukul 14.10 WIB,” ujar Siswanto.[]