MEUREUDU – Pengadaan 9 mobil dinas Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya menggunakan anggaran daerah tahun 2019 mencapai Rp5,5 miliar lebih. Dari jumlah tersebut Rp2,5 miliar lebih untuk pembelian mobil Bupati dan Wakil Bupati Pidie Jaya (Pijay). 

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah/Kabupaten Pidie Jaya, M. Diwarsyah, menjawab portalsatu.com/, Ahad, 13 Oktober 2019, mengatakan, proses pengadaan mobil dinas bupati, wakil bupati, tiga pimpinan DPRK dan pejabat lainnya dilakukan sesuai mekanisme dan aturan berlaku, yakni Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 16 Tahun 2018 tentang Pengadaan Barang/Jasa. 

Diwarsyah merincikan, mobil dinas bupati jenis Toyota Alphard senilai Rp1,27 miliar, dan mobil dinas wabup Toyota Vellfire Rp1,25 miliar. “Kendaraan dinas pimpinan DPRK, kita belikan tiga unit Pajero Sport yang harga per unitnya Rp673 juta,”  kata Diwarsyah via telepon seluler. 

Dia menambahkan, empat mobil lainnya tiga unit Toyota Inova dengan harga Rp356 juta/unit, diperuntukkan sebagai kendaraan tiga asisten Setda Pijay, dan satu Mutsubishi Expander Rp251 juta sebagai mobil dinas Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) kabupaten itu.

“Semua prosesnya sudah kita lakukan sesuai prosedur yang ditetapkan. Kini tinggal menunggu pengiriman barangnya,” kata Diwarsyah.

Sebelumnya, Sekda Pidie Jaya, Drs. Abdurrahman Puteh, mengakui adanya pengadaan 9 mobil dinas dengan anggaran mencapai Rp5,5 miliar lebih dari APBK tahun 2019.

“Benar, ada pengadaan mobil untuk pimpinan daerah dan pejabat di jajaran Pemerintah Pidie Jaya tahun ini. Jumlahnya 9 mobil dinas yang kita alokasikan tahun ini,” kata Abdurrahman Puteh dikonfirmasi portalsatu.com/, Ahad, 13 Oktober 2019.

Menurut Sekda, 9 mobil dinas itu masing-masing untuk bupati dan wakil bupati, tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK), tiga unit untuk tiga asisten setda, dan satu kendaraan operasional Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Pidie Jaya.

Sekda menyebutkan, pengadaan mobil dinas untuk bupati dan wakil bupati karena mobil saat ini sudah lebih lima tahun masa pemakaian. Bahkan, kata dia, wabup sudah memakai mobil dinasnya hampir 10 tahun. Begitu juga kendaraan dinas asisten rata-rata pemakaian 10 tahun. 

“Masa pakainya sudah lama, sehingga layak untuk pengadaan kendaraan dinas baru sebagai penunjang kerja pejabat,” ujar Sekda.

Sekda melanjutkan, pemerintah juga membeli tiga mobil dinas untuk tiga pimpinan DPRK periode 2019-2024.

“Satu lagi kita berikan kepada Ketua MPU sebagai kendaraan dinas. Semuanya sudah dianggarkan dan proses pengadaan pun sudah dilakukan,” imbuh Sekda.(Baca: Pengadaan 9 Mobil Dinas, Ini Penjelasan Sekda  Piijay)

Diberitakan sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya (Pijay) mengalokasikan anggaran senilai Rp5,7 miliar lebih untuk pengadaan tiga paket mobil dinas dalam APBK tahun 2019.

Hasil penelusuran portalsatu.com, Sabtu, 12 Oktober 2019 malam, anggaran pengadaan tiga paket mobil dinas itu berada di bawah Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Jaya.

Dalam rencana umum pengadaan (RUP) Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Jaya tahun 2019, satu paket pengadaan mobil itu metode pemilihan penyedia melalui tender. Dua paket lainnya via e-purchasing.

Berikut data pengadaan tiga paket mobil berdasarkan data dalam RUP Badan Pengelolaan Keuangan Kabupaten Pidie Jaya 2019:

* Nama paket: Belanja Modal Pengadaan Mini Bus Luxury Hatchback, volume pekerjaan: 1 paket, total pagu Rp2.252 000 000, metode pemilihan penyedia: tender.

* Nama paket: Belanja Modal Pengadaan Mini Bus Medium MPV, volume pekerjaan: 1 paket, total pagu Rp1.068.000.000, metode pemilihan penyedia: epurchasing 

* Nama paket: Belanja Modal Pengadaan Mobil Mini Bus, volume pekerjaan: 1 paket, total pagu Rp 2.419.500.000, metode pemilihan penyedia: ePurchasing.

Sementara itu, data dikutip portalsatu.com/ dari situs resmi layanan pengadaan secara elektronik atau LPSE Kabupaten Pidie Jaya (http://lpse.pidiejayakab.go.id/eproc4), proses tender paket Belanja Modal Pengadaan Mini Bus Luxury Hatchback nilai pagu dan HPS paket Rp2.252 000 000 dilakukan sejak 19 September 2019, dan diikuti tiga peserta. Tahapan tender saat ini masa sanggah: 9 – 14 Oktober 2019.(BacaIni Data Pengadaan Tiga Paket Mobil Pemkab Pijay Rp5,7 Miliar).[]

Penulis: Zamah Sari