JAKARTA – Badan Kepegawaian Negara (BKN) menyatakan proses penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) akan dibuka terlebih dulu sebelum Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS).
Kepala Biro Humas BKN, Mohammad Ridwan mengatakan, saat ini Panitia Seleksi Nasional (Panselnas) masih terus melakukan persiapan terkait penerimaan Aparatur Sipil Negara (ASN) tahun ini. Namun, diperkirakan penerimaan PPPK akan didahulukan ketimbang CPNS.
“Untuk penerimaan ASN tampaknya PPPK tahap II yang akan didahulukan. Akhir tahun baru CPNS,” ujar dia di Kantor BKN, Jakarta, Jumat, 21 Juni 2019.
Akan tetapi, lanjut Ridwan, untuk kepastian waktu penerimaan PPPK dan CPNS masih harus menunggu keputusan dari Panselnas. “Tapi apakah Oktober atau kapan, dari Panselnas belum tahu. Tapi nanti akan diumumkan,” kata dia.
Sementara terkait dengan waktu penerimaan CPNS 2019 yang diungkapkan sebelumnya oleh Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), menurut Ridwan hal tersebut sebagai batas waktu agar proses penerimaan tetap berjalan sesuai dengan rencana.
“Kalau yang Pak Menteri PANRB bilang soal waktu, itu ancer-ancer. Karena kan tidak boleh blank sama sekali,” tandas dia.
Ridwan mengatakan, ada sebanyak 623 instansi pemerintah mulai dari kementerian, lembaga hingga pemerintah daerah yang mengusulkan formasi untuk PPPK dan CPNS tahun ini.
“Saat ini Panselnas sedang menunggu pemenuhan data dan informasi di 623 kementerian dan daerah,” ujar dia, Jumat (21/6/2019).
Sama halnya dengan jumlah formasi yang akan dibuka pada tahun ini sebanyak 254.173, hal tersebut merupakan batas maksimal formasi yang akan dibuka pada tahun ini. “Kalau disampaikan 254.173 itu maksimal,” tandas dia.
Reporter: Septian Deny.[]Sumber: liputan6.com




