IDI – Korban meninggal dunia akibat ledakan sumur minyak di Desa Pasir Putih, Kecamatan Ranto Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, bertambah menjadi 22 orang.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Timur, Syahrizal Fauzi, membenarkan bahwa korban yang meninggal dunia bertambah menjadi 22 orang, sedangkan korban luka-luka sebanyak 36 orang.
"Korban yang meninggal itu atas nama Heri Herizal (20) yang sebelumnya dirawat di RSU Adam Malik Medan, Sumatera Utara. Ia meninggal Rabu 2 Mei 2018 sekitar pukul 04.00 dini hari," kata Syahrizal Fauzi, dikonfirmasi portalsatu.com/, Kamis 3 Mei 2018 malam.
Syahrizal menambahkan, untuk korban luka-luka yang masih dirawat di beberapa Rumah Sakit Umum di Aceh Timur, dirinya belum bisa memastikan berapa jumlahnya, perlu melihat kembali data yang valid.
“Akan tetapi sebagian korban juga sudah berobat (rawat) jalan, dan ada pula yang masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit,” ujarnya.
Kepala BPBD juga menjelaskan saat ini pihaknya bersama tim PT. Pertamina yang juga dibantu aparat TNI/Polri dan relawan sedang berupaya untuk menghentikan semburan minyak mentah tersebut, agar tidak merembes ke lingkungan masyarakat setempat, dan itu sangat berbahaya.[]
Penulis: Muhammad Fazil



