ACEH UTARA – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Aceh (DPW PA) Aceh Utara, H. Muhammad Thaib, mengatakan, pihaknya mengusung 54 bacaleg untuk DPRK dan 14 bacaleg DPRA Dapil Lima.

Menurut Muhammad Thaib akrab disapa Cek Mad, saat masa kampanye nanti pihaknya tidak akan melakukannya secara euforia. Untuk merebut hati masyarakat, kata dia, PA akan lebih menganyomi sesuai dengan karakter orang Aceh. “Karena Partai Aceh ini milik masyarakat Aceh,” ujar Cek Mad kepada portalsatu.com/, Senin, 16 Juli 2018, siang. 

Cek Mad mengingatkan para bacaleg PA, jika terpilih hasil Pemilu 2019 jangan sampai lupa kepada masyarakat. “Pola kita ke depan tidak ada yang namanya dana aspirasi. Yang ada adalah apa yang dibutuhkan oleh masyarakat maka itu yang harus diprioritaskan, bukan masalah dana aspirasi tujuannya,” kata Cek Mad yang juga Bupati Aceh Utara.

Dia mengatakan itu saat diminta tanggapannya soal kesan yang muncul di tengah masyarakat bahwa sebagian caleg dari berbagai parpol tergiur dengan dana aspirasi dewan.

Menurut Cek Mad, anggota DPRK dan kepala daerah harus bersama-sama melihat apa yang dibutuhkan oleh masyarakat.

Ditanya siapa saja tokoh diusung PA Aceh Utara sebagai bacaleg untuk pemilu kali ini, Cek Mad mengatakan, “Kita mengusung mereka  ada yang dari panglima sagoe, mantan aktivis. Artinya, kita tidak membedakan dari masing-masing latar bekalang bacaleg dan tetap sama. Yang penting bagaimana kita mencapai kemenangan bacaleg PA dalam pesta demokrasi nantinya”.

Cek Mad menyebutkan, keterwakilan perempuan dalam daftar bacaleg PA sebanyak 30 persen. Bacaleg perempuan itu dari berbagai latar belakang yang merupakan kader PA.

Dia juga menegaskan, jajaran PA Aceh Utara tetap kompak dan siap meraih kemenangan pada Pemilu 2019 di kabupaten ini. “Saya tegaskan bahwa tidak ada perpecahan antara sesama kader atau pengurus partai. Kita tetap solid dalam kepengurusan partai,” ujar Cek Mad.[]

Lihat pula: Abu Paloh Gadeng Peusijuek Bacaleg PA Untuk DPRK Aceh Utara dan DPRA