ACEH BARAT – Para petani di Aceh Barat diimbau menghubungi pihak Dinas Pertanian jika sewaktu-waktu memerlukan insektisida (obat pembunuh hama) untuk tanaman mereka.

Hal itu dikatakan Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Aceh Barat, Safrizal, S.P., M.Sc., ketika dimintai tanggapan soal ulat yang menyerang tanaman padi milik petani di Gampong (Desa) Kulam Kaju, Kecamatan Woyla Barat.

“Untuk desa tersebut, pada Selasa atau Senin kemarin tim dari Dinas Pertanian sudah turun ke lokasi, dan sudah disemprotkan insektisida,” kata Safrizal, dihubungi portalsatu.com/, Jumat, 22 Juni 2018, sore.

Menurut Safrizal, kasus seperti di Kulam Kaju, lumrah terjadi pada musim kemara. “Selain di Woyla Barat, di Woyla Induk juga ada kasus serangan hama ulat (terhadap tanaman padi) sekitar dua hektare. Musim kemarau, biasa ulat dalam tanah naik ke atas dan memakan padi milik warga,” katanya.

Safrizal mengatakan, para petani dapat menghubungi Dinas Pertanian untuk meminta pembasmi hama. “Ya, silakan hubungi, atau langsung saja datang ke tempat kita. Ada tersedia obat pembasmi hama,” ujarnya.

Sebelumnya diberitakan, tanaman padi di Gampong Kulam Kaju, Kecamatan Woyla Barat, Aceh Barat, diserang ulat, sejak Minggu, 17 Juni 2018.

Warga juga sempat menggelar kenduri tulak bala (selamatan) agar tanaman padi milik petani setempat tidak lagi diserang hama, Rabu, 20 Juni 2018, malam.[]

Penulis: Rino Abonita