BANDA ACEH – Ketua DPR Aceh, Teungku Muharuddin berduka cita atas musibah ledakan sumur minyak tradisional di Gampong Pasir Putih, Kecamatan Rantau Peureulak, Aceh Timur, Rabu, 25 April 2018. Dia berharap Pemkab Aceh Timur segera mengerahkan bantuan dan melibatkan tim ahli untuk mendata ulang kronologi ledakan itu.

“Atas seluruh anggota DPR Aceh, kami menyampaikan rasa suka duka cita mendalam atas musibah yang menimpa saudara kita di Aceh Timur,” ujar Teungku Muharuddin.

Teungku Muharuddin mengatakan, musibah meledaknya sumur minyak tradisional itu mengakibatkan 19 orang meninggal dunia dan sebanyak 38 lainnya mengalami luka berat akibat sumber api yang berasal dari lokasi pengeboran minyak.

Sejauh ini, pihaknya terus menerima informasi dan keluhan warga masyarakat setempat setelah terjadinya peristiwa mematikan tersebut. Hingga saat ini, lanjut Teungku Muhar, pihaknya sudah mengerahkan tim untuk menyalurkan sejumlah bantuan ke lokasi kejadian. Politikus Partai Aceh ini berharap ada penanganan serius dari pemerintah terhadap korban ledakan.

“Harapan kita kepada pemerintah Aceh, khususnya Pemkab Aceh Timur agar segera mengerahkan bantuan dan melibatkan tim ahli untuk mendata ulang kronologi ledakan itu. Begitu juga bagi warga yang berdomisili dekat lokasi agar terus ekstra waspada guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Teungku Muhar.[](rel)