LHOKSEUMAWE – Mantan Duta Wisata Aceh Utara Aflia Riski mengatakan, Idul Fitri merupakan hari kemenangan bagi umat Islam, puncak dari pelaksanaan ibadah puasa  di bulan Ramadan.

“Setelah sebulan berpuasa, Idul Fitri menjadi tujuan akhir yaitu kita kembali ke keadaan fitrah (suci),” Aflia Riski, kepada portalsatu.com, Rabu, 6 Juli 2016.

Menurut Iki, sapaan akrabnya, dengan adanya Idul Fitri harusnya membuat perubahan pada diri setiap Muslim menjadi lebih baik dari sebelumnya. Di hari ini hendaknya tidak hanya sibuk mempersiapkan baju baru saja, tapi yang paling penting menurutnya adalah mempersiapkan diri yang baru. Yaitu diri yang lebih baik dan menjadi manusia yang bertaqwa ke depannya.

“Idul fitri pastinya identik dengan berbagai macam makanan dan minuman yang banyak disediakan buat tamu. Kalau masalah itu tiap orang pasti memiliki menu khas  berbeda, nah, kalau Iki sendiri biasanya menyediakan beberapa macam minuman,  ada minuman hangat dan dingin  yang menjadi favorite itu biasanya es buah karena lebih segar, apa lagi lebaran lelah bepergian,” sebut gadis kelahiran Agustus 1992 ini.

Sementara kalau  masalah makanan, Iki juga menyediakan berbagai makanan, mulai dari kue kering, kue coklat yang banyak diminati dan kue basah seperti timphan, makanan khas Aceh yang enggak kalah enaknya, dan ada beberapa cemilan lainnya.

“Semoga di hari raya Idul Fitri ini banyak hal bermanfaat yang bisa kita lakukan, dan semoga kita bisa menjadi pribadi yang lebih baik dan bertaqwa ke depannya,” ujar Iki.[](ihn)