SUKA MAKMUE – Sebagian masyarakat di sejumlah kecamatan di Nagan Raya harus merayakan lebaran dalam keadaan gelap gulita. Pasalnya kondisi listrik tidak stabil sejak pagi tadi.
Ahmadi, warga Gampong Ujong Patihah Kecamatan Kuala, Nagan Raya mengaku listrik di daerahnya hidup mati sejak pukul 06:30 WIB, di saat masyarakat sedang mempersiapkan diri untuk melaksanakan salat Id.
“Lampu mate 10 menit sige, hudep cuma 1 detik rap 10 ge klap klip lampu,”katanya kepada portalsatu.com.
Sementara itu, Darmiati, warga Gampong Babah Dua juga mengutarakan hal yang sama di mana saat ia dan keluarga dibuat susah karena pemadaman lampu.
“Gara-gara lampu mati air saja tidak bisa kami ambil,” katanya.
Informasi yang dihimpun portalsatu.com, khususnya di Nagan Raya PLN memadamkan listrik pada malam pertama lebaran dari pukul 06:00 WIB hingga pukul 20:20 WIB dan dilanjutkan paginya dari pukul 06:30 WIB hingga pukul 09:00 WIB (selesai salat Id).
Saat berita ini diturunkan pukul 21:00 WIB tadi, listrik kembali dipadamkan.
Pemadaman listrik tak hanya terjadi di Nagan Raya, di Teupin Raya Kecamatan Geulumpang Tiga, Pidie listrik juga padam sejak setelah waktu isya tadi. Di beberapa daerah lain seperti di Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya dan Darussalam Banda Aceh juga padam,
Kondisi ini membuat masyarakat menjadi kesal, karena mereka harus merayakan lebaran dengan kegelapan.[](ihn)
Laporan Riski Bintang




