Senin, Juni 24, 2024

Judi Online: Antara Frustasi...

Oleh: Muhammad Syahrial Razali Ibrahim, Dosen Fakultas Syariah IAIN LhokseumawePemberitaan judi online akhir-akhir...

Hujan dan Angin Kencang,...

ACEH UTARA - Dua rumah di Dusun Dua Lampoh U, Keude Pantonlabu, Kecamatan...

Jelang Pilkada Subulussalam, Fajri...

SUBULUSSALAM - Komunikasi elit partai politik jelang Pilkada Subulussalam mulai terlihat intens. Terbaru,...

Jemaah Haji Aceh Dipulangkan...

BANDA ACEH – Jemaah Haji Debarkasi Aceh (BTJ) akan dipulangkan dari Arab Saudi...
BerandaBerita LhokseumaweIni Kata Timsel...

Ini Kata Timsel Soal Tes Baca Alquran Bagi Calon Anggota KIP Lhokseumawe

LHOKSEUMAWE – Tim Independen Penjaringan dan Penyaringan (Tim Seleksi) Calon Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Kota Lhokseumawe periode 2023-2028 sedang melakukan penelitian terhadap dokumen administrasi 51 pendaftar. Hasil seleksi administrasi itu akan diumumkan pada 23 Mei 2023.

Para pendaftar yang nantinya dinyatakan lolos seleksi administrasi harus mengikuti tes membaca Alquran pada 25-26 Mei 2023.

“Surah yang dinilai dalam tes membaca Alquran adalah maqra yang ada pada surah Al Baqarah dan Ali Imran, menggunakan (mushaf) Alquran yang disediakan panitia,” kata Ketua Tim Independen Penjaringan dan Penyaringan Calon Anggota KIP Kota Lhokseumawe, Dr. Mariyudi, kepada portalsatu.com via pesan WhatsApp, Jumat, 19 Mei 2023. Maqra adalah soal atau daftar ayat yang nantinya akan dibaca oleh peserta.

Menurut Mariyudi, bagi peserta perempuan jika sedang berhalangan (haid) akan diuji membaca doa yang disediakan panitia.

“Mengenai nama tim penilai masih dalam proses,” ucap Mariyudi.

Ditanya dari dua surah itu (Al Baqarah dan Ali Imran), berapa ayat akan dites kepada setiap peserta, Mariyudi menyebut tergantung panjang atau pendeknya masing-masing ayat. “Tapi dalam durasi waktu paling lama tujuh menit/peserta,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, sebanyak 51 orang mendaftar sebagai bakal calon Anggota KIP Kota Lhokseumawe pada masa pendaftaran, 10-17 Mei 2023. Dari jumlah pendaftar itu, 13 di antaranya perempuan.

Apakah Timsel akan melakukan ujian tulis sistem CAT, atau secara manual, Mariyudi mengatakan, “Sejauh ini kita mengacu kepada Qanun Aceh Nomor 6 tahun 2018. Jadi, tim Pansel mempersiapkan ujian tulis secara tertulis. Ujian dilakukan secara tertulis dan bukan sistem Computer Assisted Test (CAT)”.

“Namun, seluruh agenda masih bersifat tentatif dan masih dapat berubah,” ucap Mariyudi.[]

Baca juga: