BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, seluruh pemangku kepentingan harus menaati peraturan perundang-undangan tentang pengelolaan keuangan. Dalam proses penganggaran, kata Nova, tidak boleh melakukan negosiasi untuk kepentingan pribadi atau kelompok yang berakibat terjadi penyimpangan. 

“APBA harus diprioritaskan pada upaya pemenuhan kepentingan masyarakat,” ujar Nova Iriansyah dalam sambutannya saat rapat paripurna istimewa DPRA  tentang pertanggungjawaban pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) tahun anggaran 2016 di Gedung DPRA, Jumat, 18 Agustus 2017, malam.

Nova menjelaskan, pertanggungjawaban pelaksanaan APBA 2016 tidak terlepas dari sistem penganggaran yang sudah ditetapkan. Untuk menciptakan sistem penganggaran yang transparan dan akuntabel, kata Nova, perlu adanya komitmen bersama antara DPR Aceh dan Pemerintah Aceh dalam proses pembahasan anggaran. 

Nova berharap, pelaksanaan APBA di masa akan datang dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat lebih baik kepada masyarakat Aceh. Untuk itu, kata Nova, diperlukan kerja keras, kreativitas, profesionalitas serta keikhlasan semua pihak dalam mewujudkan visi dan misi Pemerintah Aceh yang ditetapkan sejalan dengan prinsip pembangunan Aceh.

Rapat tersebut turut dihadiri para pemimpin dan anggota DPRA, Sekretaris Daerah Aceh Dermawan, para asisten, staf ahli, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, dan para Kepala SKPA.[](rel)