LHOKSEUMAWE – Pemerintah Kota Lhokseumawe akan mengubah bangunan pasar terbengkalai di Kompleks Pasar Tradisional Pusong, Kecamatan Banda Sakti, menjadi hotel pada tahun 2021 ini.
“Itu akan direnovasi menjadi hotel dengan kondisi pasar di bawah. Tujuannya, (karena) Lhokseumawe merupakan wilayah destinasi wisata, maka ketika di lokasi pasar itu juga terdapat hotel untuk penginapan bagi para wisatawan tentu sangat memudahkan pengunjung untuk mencari kebutuhannya,” ujar Wakil Wali Kota Lhokseumawe, Yusuf Muhammad, kepada portalsatu.com/, Rabu, 30 Desember 2020.
Yusuf Muhammad menyebut tahap awal pembangunan hotel itu menggunakan dana Otonomi Khusus (Otsus) tahun 2021. “Juga akan kita dukung lagi dengan APBK tahun 2022 untuk pembangunan itu. Kita harapkan dua kali mendapatkan alokasi dana tersebut bisa selesai. Dari kedua sumber anggaran itu (Otsus 2021 dan APBK 2022) dibutuhkan sekitar Rp6 miliar,” tuturnya.
“Pasar yang ada di bawah itu juga akan ditata dengan bagus, rapi dan bersih. Ada skema nanti bagaimana penataannya. Ini tujuanya untuk menghidupkan pasar juga yang ada di sana. Karena dengan adanya tamu yang menginap di situ (hotel), maka perputaran ekonomi pun berpengaruh bagi masyarakat itu sendiri,” kata Yusuf Muhammad.
Lihat pula: Pemko Lhokseumawe akan Ubah Pasar Terbengkalai jadi Hotel, Yakin Bermanfaat?


