Kebun pohon naga ini terletak di Loh Mata Ie, Dusun B Paloh Dayah, Muara Satu, Kota Lhokseumawe.
Ada 300 tiang penyangga, setiap penyangga dua batang. Pemiliknya, Doman, memilih pohon kedondong pagar hidup sebagai penyangga.
Kebun yang berada di tebing bukit ini mendapat air yang cukup karena dekat dengan mata air besar.
Untuk menyiram tanaman, air ditarik dengan mesin pompa kecil dan ditampung dalam kolam kecil yang dilapisi plastik. Modal untuk kebun naga ini didapatkan dari CSR PT PAG. PAG juga memberikan belanja operasional sampai panen rutin.
“Ini mulai panen sedikit sedikit. Saya masih mendapatkan pupuk,” kata Doman, di kebunnya, Loh Mata Ie, Dusun B, Paloh Dayah, Muara Satu, Lhokseumawe, 11 Juli 2019.
Selain itu, Doman juga mendapatkan bantuan bibit durian musangking.
Tentang rasa, buah naga di Paloh Dayah ini terasa manis.
“Karena baru berbuah, beratnya 4 ons per buah. Lama lama akan mencapai 8 ons per buah. Untuk sementara, saya jual Rp 25 ribu atau Rp 30 ribu per kilogram,” kata Doman.[]
Buah naga di Paloh Dayah, Lhokseumawe. @Thayeb Loh Angen



