LHOKSEUMAWE – Laskar Pembela Islam (LPI) Aceh kecewa terkait ucapan atas penolakan terhadap perda syariah yang diucapkan Ketua Umum Partai Silidaritas Indonesia (PSI) Grace Natalie, dan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh beberapa waktu lalu, sehingga membuat publik merasa terganggu dengan pernyataan tersebut.
Panglima Daerah LPI Aceh, Tgk. Khairul Rizal, mengaku dirinya sangat kecewa dengan sikap partai yang terkesan ngaur seperti itu. “Maka disinilah terlihat identitas keislaman dan keacehan bagi politikus di Aceh yang berada dalam partai-partai yang tidak mendukung syariat Islam. Bagaimana sikap tegas politiknya, pilih harga diri (Islam) atau tetap bersikap pluralisme,” kata Tgk. Khairul Rizal, akrab disapa Abu Gan, kepada portalsatu.com/, Sabtu, 24 November 2018.
Menurut Tgk. Khairul, pernyataan sikap pandangan dua tokoh partai politik tersebut menimbulkan pro-kontra di kalangan masyarakat luas. Bahkan beragam kritikan dikeluarkan dari kalangan umat Islam dan umat beragama lainnya di Indonesia, yang merasa kecewa dengan pernyataan penolakan Perda Syariah itu.
“Ini sungguh disayangkan atas kejadian tersebut, karena bisa membuat perpecahan antarsesama,” ujar Tgk. Khairul.[]


