SUKA MAKMUE – Dewan perwakilan rakyat Kabupaten (DPRK) Nagan Raya menilai kinerja pemerintah Nagan Raya dalam tahun anggaran 2015 buruk.
Hal tersebut disampaikan oleh beberapa perwakilan fraksi anggota dewan dalam sidang paripurna pandangan umum fraksi fraksi.
Beberapa ospek buruknya kinerja pemerintah Nagan Raya dari mulai dinas pendidikan yang tidak melakukan pembinaan SDM guru dan pendidikan yang semakin burut, RSUD Nagan Raya yang selama ini selalu dikeluhkan masyrakat terkait pelayanan dan kebersihan, Dinas Kesehatan yang tidak sigap dalam penyaluran obat obatan ke pukesmas di Nagan Raya, dan Dinas Pemuda Olahraga dan Kebudayaan Nagan Raya yang minim melakukan pembinaan dan pelatihan pemuda dan remaja sihingga pengaruh narkoba semakin meningkat.
Ketua Fraksi Partai Aceh, Gerinda, dan Nasdem, Samsul Bahri, meminta agar pemerintah Kabupaten Nagan Raya lebih peduli dan tegas terhadapa SKPK di jajaran yang memiliki kinerja buruk.
“Kita harapkan pemerintah Nagan Raya yaiutu eksekutif agar menyelesaikan kasusu tersebut agar kedepan tidak terjadi lagi kasus seperti itu,” katanya, dikutip dari penyampaian pandangan umum fraksi.
Selain itu, Samsul Bahri juga menyampaikan agar Bupati Nagan Raya rutin meninjau RSUD Nagan Raya untuk dapat melihat pelayanan dan kenyamanan di Rumah Sakit tersebut.
Sementara itu, Syafiad dari fraksi Amanat Bintang Perjuangan menyampaikan selama tahun 2015 pemantauan yang dilakukan fraksinya melihat masih banyak anak yatim, fakir miskin dan kaum duafa yang kurang diperdulikan oleh pemerintah Nagan Raya.
“Masih sangat banyak anak yatim dan fakir miskin yang kurang dipedulikan, maka dari itu kami meminta kepada Bupati Nagan untuk lebih peduli dan pembangunan rumah duafa tepat sasaran,” katanya.[]

