IDI RAYEK – Ribuan jamaah majelis taklim dari berbagai daerah di Aceh mengahadiri zikir akbar di lapangan pusat pemerintahan Aceh Timur, Minggu, 29 Mei 2016, malam.
Kegiatan tersebut turut dihadiri para ulama dari berbagai daerah di Aceh. Di antaranya, ulama kharismatik Abu Kuta Krueng dan Abu Paloh Gadeng.
Amatan portalsatu.com, jamaah dari berbagai daerah memenuhi lapangan pusat pemerintahan Aceh Timur sejak pukul 17.00 WIB. Para jamaah kemudian melaksanakan salat magrib berjamaah di gedung Idi Sport Center.
Zikir berlangsung pukul 20.00 sampai pukul 00.00 WIB. Meskipun diguyur hujan, jamaah tampak larut dalam zikir yang dipimpin Tengku Tusop bin Abdul Wahab.
Bupati Aceh Timur menyambut baik kedatangan Forum Majelis Zikir Sirul Mubtadin. Bupati yang disapa Rocky itu meminta pada tahun berikutnya agar zikir akbar diselenggarakan kembali di Aceh Timur.
“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Timur menginginkan zikir akbar ini terlaksana kembali pada tahun berikutnya,” ujar Rocky.
Abu Paloh Gadeng saat menyampaikan tausiah mengatakan, Majelis Zikir Sirul Mubtadin saat ini mencapai 62.000 jamaah yang tersebar di sejumlah kabupaten di Aceh. “Lembaga Sirul Mubtadin ini bergerak sebagai benteng berkembangnya aliran sesat serta mempertahankan Ahlus Sunnah Wal Jamaah di bumi Aceh,” katanya.
Ketua Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh Utara itu berpesan agar zikir tersebut diselenggarakan di setiap pelosok desa di Aceh. Hal itu dinilai penting untuk mempertahankan syiar Islam di Aceh yang berkiblat kepada mazhab Imam Syafii.
Abu Paloh Gadeng menilai kondisi di tengah masyarakat Aceh saat ini sangat memprihatinkan, mulai persoalan rusaknya moral seperti kekerasan terhadap perempuan, munculnya sifat seperti umat Nabi Lut sampai perederan narkoba.
Ini menjadi tugas kita bersama sejak dini untuk memelihara anak-anak bangsa ke depan. Tentunya lewat forum zikir seperti ini kita bentengi moral kita bersama agar tidak terjeremus ke arah yang sesat,” kata Abu Paloh Gadeng.
Ia berharap Pemerintah Aceh mendukung kegiatan yang dilaksanakan Forum Sirul Mubtadin.[]




