LHOKSEUMAWE – Ustaz Abdul Somad menyampaikan tausiah dalam bentuk 'Sharing session Pemuda Zaman Now' di Cafe Station Premium, Lhokseumawe, Jumat, 5 Arpil 2019, sore.

“Yang kita bicarakan bukan masalah duniawi saja, tetapi berbicara masalah bagaimana setelah kita mati (meninggal) membawa iman. Baik muda maupun tua, itu harus selalu semangat dalam menjalankan ibadah kepada Allah SWT, karena semangat itu sangat penting dalam berkehidupan ini untuk menuju kepada kebaikan semata,” kata Ustaz Somad.

Menurut Ustaz Somad, semangat itu mesti dijaga dengan baik. Tidak banyak dosa, tidak pernah berbuat maksiat, tidak menggunakan narkotika maupun hal lainnya. “Akan tetapi walaupun banyak dosa, Allah SWT akan mengampuni hamba-Nya dengan cara bertaubat kepada-Nya. Mandi taubat, salat sunah taubat, istigfar, dan bangkit semangat baru. Jangan lagi larut dengan dosa dan bergaullah dengan orang-orang yang baik, insya Allah kita pun akan menjadi orang baik,” ungkapnya.

“Saya yakin sekali bahwa kaum muda di Lhokseumawe ini sungguh bersemangat, apalagi ada Gerakan Pemuda Shubuh. Itu luar biasa sekali. Adapun masalah dosa dan perbuatan maksiat mari kita berantaskan,” ujar Ustaz Somad.

Ustaz kondang asal Riau itu juga membahas tentang Israk Mikraj, serta memaparkan beberapa dalil yang membolehkan peringatan Israk Mikraj tersebut. Ustaz Somad menyebutkan, Israk Mikraj merupakan peristiwa istimewa bagi umat Islam di dunia setiap tahun tepatnya pada 27 Rajab. Umat Muslim di seluruh dunia merayakan Israk Mkiraj, dan tahun ini (2019) Israk Mikraj jatuh pada Rabu, 3 April 2019.

“Israk Mikraj dialami Nabi Muhammad SAW pada tanggal 27 Rajab. Pada malam Israk Mikrajlah Nabi Muhammad mengalami perjalanan yang luar biasa, parjalanan Nabi pada malam Israk Mikraj itu menjadi sejarah awal mula turunnya perintah salat lima waktu bagi umat Muslim,” ujar Ustaz Somad.

Untuk itu, menurut Ustaz Somad, dengan adanya peringatan Israk Mikraj ini bisa mempererat tali silaturahmi antarsesama umat Muslim di seluruh dunia. Memperkuat persatuan dan kesatuan antarumat yang terputus-putus dikarenakan dari berbagai isu.

“Karena merajut silaturahmi itu sangat penting sekali, agama Islam mengajarkan kita untuk selalu berbuat kebaikan sebagai modal kita pada hari akhirat nantinya,” ungkapnya.

Tausiah Ustaz Somad tersebut juga diisi dengan tanya jawab, dan ditutup dengan doa.

Setelah itu, Ustaz Somad melanjutkan tabligh akbar di Masjid Pase, Panton Labu, Aceh Utara, sekitar pukul 20.30 hingga 22.30 WIB. Sebelumnya, sejak pagi sekira pukul 08.00 hingga 10.00 WIB, Ustaz Somad mengisi Kajian Dhuha di Lapangan Syamtalira Bayu, Aceh Utara. Lalu, pukul 12.30 WIB hingga 13.15 WIB menjadi khatib salat Jumat di Masjid Islamic Center Lhokseumawe.[]