KOMITE Buku Nasional dan Beasiswa Unggulan- Kemendikbud telah selesai melakukan seleksi untuk Residensi Penulis Indonesia 2018. Berikut adalah nama-nama yang terpilih, sebagaimana disiarkan dalam website resmi Komite Buku Nasional (http://islandsofimagination.id).

 

NomorNamaDomisiliTujuan ResidensiLama Residensi
1Ade Perucha HutagaolJakartaPeru2 bulan
2Ahmad FuadiJakartaUSA1 bulan
3Albert Rahman PutraSolokLombok Utara2 bulan
4Dadang Ari MurtonoMojokertoCiamis1 bulan
5Eko TrionoYogyakartaBelanda2 bulan
6Eliza Vitri HandayaniJakartaAustralia2 bulan
7Endin SaparudinSerangMentawai2 bulan
8Esha Tegar PutraPadangBosnia1 bulan
9Gratiagusti Chananya RompasJakartaSkotlandia1 bulan
10Halim BahrizLumajangNTB2 bulan
11Hikmat DarmawanJakartaUK2 bulan
12Ibe S PalogaiMakassarBelanda1 bulan
13Is YuniartoSurabayaJepang2 bulan
14Maya Lestari GusfitriPadangYogyakarta2 bulan
15Ni Komang ArianiTangselThailand1 bulan
16Ratih KumalaJakartaUK1 bulan
17Reda Linda GaudiamoJakartaUK2 bulan
18Riama Maslan SihombingBandungBelanda1 bulan
19Sartika SariMedanBanyumas2 bulan
20Sergius SutantoJakartaBanda Neira2 bulan
21Setiadi SopandiBogorBelanda2 bulan
22Shinta Febriany SjahrirMakassarUK2 bulan
23Sunlie Thomas AlexanderYogyakartaBelanda2 bulan
24Thayeb Loh AngenBanda AcehBatam2 bulan
25Tjak S. ParlanNTBBanyuwangi2 bulan
26Wa Ode Wulan RatnaJakartaButon2 bulan
27Yusi Avianto PareanomJakartaJepang2 bulan
28Zeffry AlkatiriJakartaAmbon2 bulan

 

Sebelumnya, pada laman yang sama, laman islandsofimagination.id mengabarkan, Komite Buku Nasional dan Program Beasiswa Unggulan – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan kembali membuka Program Residensi Penulis Indonesia.

Pada tahun 2018 ini, Program Residensi Penulis dibuka untuk residensi di dalam negeri dan di luar negeri.

TUJUAN

Tujuan dari program ini adalah memberi kesempatan kepada para penulis untuk:

  1. Menyelesaikan tulisannya di sebuah tempat yang kondusif;
  2. Dapat membangun jejaring di dalam dan luar negeri, baik dengan sesama penulis, maupun penerjemah dan penerbit;
  3. Mengikuti program (diskusi, seminar, pembacaan karya, dst.) yang diadakan oleh penyelenggara yang telah disepakati oleh 3 pihak (Kemendikbud, Komite Buku Nasional dan Penulis)

Adapun yang ingin diraih dari program ini adalah:

  1. Sebuah karya yang layak diterbitkan.
  2. Penulis secara aktif membangun jejaring literasi nasional dan internasional.
  3. Promosi sastra dan budaya Indonesia melalui keikutsertaan penulis yang mengikuti program residensi dalam acara-acara festival sastra nasional/internasional di tempat dimana yang bersangkutan melaksanakan programnya.
  4. Laporan perjalanan dan jejaring yang dicatat oleh penulis sebanyak 2 kali sebulan yang akan dimuat di website KBN.
  5. Program lanjutan di dalam negeri, berupa presentasi dari para penulis mengenai program yang diikutinya.
  6. Terbukanya peluang penjualan hak cipta ke penerbit di dalam dan luar negeri.

PERSYARATAN

UNTUK PROGRAM RESIDENSI PENULIS LUAR NEGERI:

SYARAT MUTLAK:

  1. Warga negara Indonesia
  2. Dalam keadaan sehat
  3. Penulis setidaknya mempunyai satu buku tunggal (bukan antologi) yang ditulis dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah yang sudah diterbitkan
  4. Karya yang sedang ditulis harus dalam bahasa Indonesia atau bahasa daerah dan dapat diselesaikan selama residensi atau sampai waktu yang telah disepakati dan tercantum dalam kontrak
  5. Lolos seleksi proposal dan wawancara
  6. Bersedia bekerjasama dan mengikuti program yang disusun oleh Komite Buku Nasional dan Kemendikbud
  7. Mampu berkomunikasi dalam bahasa asing, terutama bahasa Inggris

PERTIMBANGAN TAMBAHAN:

  1. Mempunyai karya yang telah diterjemahkan ke dalam bahasa asing
  2. Mempunyai karya yang telah mendapatkan penghargaan
  3. Mempunyai undangan dari institusi di luar negeri (tergantung pada jenis Residensi) yang bersedia bekerjasama dengan Komite Buku Nasional

Formulir Pendaftaran Residensi Luar Negeri

UNTUK PROGRAM RESIDENSI PENULIS DALAM NEGERI:

SYARAT MUTLAK:

  1. Warga Negara Indonesia
  2. Dalam keadaan sehat
  3. Penulis setidaknya mempunyai satu buku tunggal (bukan antologi) yang ditulis dalam bahasa Indonesia atau daerah yang sudah diterbitkan
  4. Karya yang sedang ditulis harus dalam bahasa Indonesia atau daerah dan dapat diselesaikan selama residensi atau sampai waktu yang telah disepakati dan tercantum dalam kontrak
  5. Lolos seleksi proposal dan–bila diperlukan–seleksi wawancara
  6. Bersedia bekerjasama dan mengikuti program yang disusun oleh Komite Buku Nasional dan Kemendikbud.

PERTIMBANGAN TAMBAHAN:

  1. Mempunyai karya yang telah mendapatkan penghargaan
  2. Mempunyai undangan dari institusi yang bersedia bekerja sama dengan Komite Buku Nasional

Formulir Pendaftaran Residensi Dalam Negeri

SELEKSI

Seleksi akan dilaksanakan oleh Komite Buku Nasional dan Kemendikbud.

BEBERAPA JADWAL PENTING

  • Pengumuman: 13 – 24 Maret 2018
  • Pendaftaran Online: 24 – 31 Maret 2018
  • Seleksi: 01 – 10 April 2018
  • Pengumuman Hasil Seleksi: 12 April 2018 (Diundur menjadi 20 April 2018).
  • Masa pelaksanaan residensi: Mei – November 2018.[]Sumber:islandsofimagination.id