Oleh Taufik sentana
Tiada yang salah dengan zaman, ia diwarnai oleh para penunggang dan dicicipi dalam jamuan keabadiaan.
Zaman hanyalah aroma pentas kemanusiaan untuk berlomba, tetapi terjebak dalam persaingan materialistik.
Zaman telah menyimpan catatan sendiri tentang penyimpanagan, kesombongan dan penindasan.
Saat bumi menua dan manusia mengejar semua bayang, hingga kabur benar-salah, hingga tak tampak hak dan hoak.
Walau zaman berasap dan berkabut, ia akan setia menyeleksi siapa saja yang akan sampai pada ujung jalan. Jalan yang pernah dilalui para pembawa risalah dengan pesan yang sama.[]
Taufik Sentana
Pegiat literasi pendidikan. Menetap di Aceh Barat.



