Rabu, Juli 24, 2024

Tinjau Venue PON XII,...

SIGLI - Pemerintah Kabupaten Pidie meminta rekanan terus memacu pekerjaan tiga venue yang...

Wali Nanggroe dan Mualem...

JAKARTA – Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al Haythar...

Balai Syura: Perempuan Aceh...

BANDA ACEH - Balai Syura Ureung Inong Aceh dan seluruh elemen gerakan perempuan...

Pemko Subulussalam dan Pemkab...

SUBULUSSALAM - Pemerintah Kota (Pemko) Subulussalam menjalin kerja sama atau MoU dengan Pemerintah...
BerandaNewsIran Gelar Pemilu...

Iran Gelar Pemilu Pertama Pasca Pencabutan Sanksi

TEHERAN – Jutaan warga Iran melakukan pemungutan suara pada pemilu yang diselenggarakan hari Jumat (26/02), yang merupakan pemilu pertama sesudah pencabutan sanksi terhadap negara itu.

Mereka memilih anggota parlemen dan anggota Majelis Ahli, sebuah dewan ulama yang akan memilih pemimpin tertinggi Iran.

Kelompok reformis berharap bisa memperkuat pengaruh mereka di kedua lembaga yang selama ini didominasi oleh kelompok konservatif.

Hasil dari pemilu ini mungkin bisa mempengaruhi peluang presiden Hassan Rouhani, dari kelompok reformis, untuk terpilih lagi pada tahun 2017.

Pemilu parlemen akan memilih 290 anggota untuk masa jabatan empat tahun dari sekitar 12.000 calon yang terdaftar.

Para pemilih juga akan memilih 88 anggota Majelis Ahli untuk masa jabatan delapan tahun.

Anggota Majelis ini kemungkinan juga akan memilih pengganti bagi Ayatollah Khamenei, yang saat ini berusia 76 tahun dan kondisi kesehatannya memburuk.

Tempat pemungutan suara dibuka pukul delapan pagi waktu setempat dan ditutup pukul enam sore, dengan 65 juta orang yang berhak memilih.

Menurut wartawan BBC Persia, ekonomi merupakan isu utama dalam pemilu ini.

Dengan dicabutnya sanksi negara-negara Barat, para pemodal mulai kembali ke Iran dan muncul harapan tinggi bagi perbaikan kehidupan sehari-hari di sana.

Hasil pemilihan Majelis Ahli diharapkan bisa didapat setelah akhir pekan.

Sementara pemilu parlemen diperkirakan akan diteruskan ke putaran kedua pada bulan April mendatang.[] sumber: bbc.co.uk

Baca juga: